Polri Sebut Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bukan Karena Gas Air Mata
Polisi mengakui bahwa gas air mata yang digunakan saat kericuhan di Stadion Kanjuruhan, sudah kedaluwarsa. Namun, polisi memastikan kematian ratusan korban bukan akibat gas air mata, melainkan karena kehabisan oksigen.
Pernyataan itu berbeda dengan temuan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), yang menilai tembakan gas air mata saat tragedi di Stadion Kanjuruhan, bersifat mematikan.