Richard Eliezer menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf ke keluarga Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Dirinya juga mengaku menyesali perbuatannya. Hal itu dilakukan, karena dirinya adalah anggota yang tidak mampu membantah perintah dari atasan, Ferdy Sambo.



