NEWS RTV Garis RTV

Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Selesai

Oleh: Admin News RTV | 28 Apr 2026 - 15:46 WIB

Sahabat RTV, proses evakuasi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur akhirnya dinyatakan selesai. Basarnas memastikan seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari rangkaian KRL yang terdampak dalam insiden tersebut, Selasa, 28 April 2026.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii, menyampaikan bahwa seluruh korban yang dievakuasi merupakan perempuan. Dari data yang dihimpun, tercatat sebanyak 14 orang meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Mayoritas korban berada di gerbong khusus wanita yang mengalami dampak paling parah akibat tabrakan.

Sahabat RTV, kecelakaan ini terjadi saat rangkaian KRL Commuter Line dalam kondisi berhenti di stasiun. Berdasarkan kronologi sementara, insiden diduga bermula dari adanya gangguan di perlintasan kereta pada Senin malam. Sebuah taksi dilaporkan tertabrak di perlintasan tersebut, yang kemudian menyebabkan perjalanan KRL rute Kampung Bandan–Cikarang terhambat dan terpaksa berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam kondisi tersebut, kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya Pasar Turi tetap melaju dari arah belakang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Bagian belakang KRL yang merupakan gerbong khusus perempuan menjadi titik benturan utama, sehingga seluruh korban dalam peristiwa ini adalah perempuan.

Setelah proses evakuasi selesai, seluruh tim SAR yang terlibat kini telah kembali ke satuan masing-masing. Meski demikian, penanganan di lokasi kejadian masih terus dilakukan oleh petugas gabungan untuk memastikan jalur rel dapat kembali normal sepenuhnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Investigasi dilakukan untuk mengungkap secara detail faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan, sekaligus menjadi bahan evaluasi agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Bagikan: f X W T
error: Content is protected !!