66% Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air
Sahabat RTV, operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 kini memasuki fase akhir. Memasuki hari ke-62 operasional haji, sekitar 66 persen jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air.
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah hingga Senin pagi, sebanyak 146.719 jemaah dan petugas haji atau sekitar dua pertiga dari total jemaah haji Indonesia telah tiba di Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Lebih dari 104 Ribu Jemaah Gelombang Pertama Sudah Pulang
Sahabat RTV, proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdulaziz telah selesai dilaksanakan.
Tercatat sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan ke Indonesia yang terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066 petugas haji. Dengan demikian, total jemaah dan petugas gelombang pertama yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 104.753 orang.
Pemulangan berlangsung secara bertahap menuju berbagai embarkasi di Indonesia dan secara umum berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pemulangan Gelombang Kedua Terus Berjalan
Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji gelombang kedua melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz juga terus berlangsung.
Hingga saat ini, sebanyak 87 kloter telah diterbangkan dari Madinah menuju Indonesia. Sebelum dipulangkan ke Tanah Air, para jemaah gelombang kedua terlebih dahulu menjalani masa tinggal di Madinah selama beberapa hari untuk beribadah dan berziarah.
Pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga telah memasuki tahap akhir. Pada Senin pagi, proses pergeseran terakhir dilakukan dengan memberangkatkan tiga kloter asal Surabaya, Banjarmasin, dan Ujung Pandang.
Dengan keberangkatan tersebut, total sebanyak 260 kloter telah dipindahkan dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari rangkaian pemulangan jemaah haji Indonesia tahun ini.
Operasional Bus Shalawat Resmi Berakhir
Sahabat RTV, berakhirnya pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga menandai berakhirnya layanan bus shalawat yang selama ini melayani transportasi jemaah dari hotel pemondokan menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.
Layanan bus shalawat resmi dihentikan mulai Senin, 22 Juni 2026 pukul 12.00 waktu Arab Saudi. Selama musim haji, ratusan armada bus tersebut menjadi salah satu layanan utama yang membantu mobilitas jemaah Indonesia di Makkah.
Penghentian operasional bus shalawat dilakukan karena seluruh jemaah Indonesia telah meninggalkan Makkah dan bergeser ke Madinah atau telah dipulangkan ke Indonesia.
Kantor Daker Makkah Tutup Operasional
Dengan selesainya pergerakan jemaah terakhir dari Makkah ke Madinah serta berakhirnya operasional bus shalawat, maka tugas dan operasional Kantor Urusan Haji Daerah Kerja (Daker) Makkah juga resmi berakhir.
Selama musim haji 2026, Daker Makkah menjadi pusat koordinasi berbagai layanan bagi jemaah Indonesia, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga bimbingan ibadah.
Sementara itu, proses pemulangan petugas haji Indonesia ke Tanah Air mulai dilakukan secara bertahap sejak 22 Juni hingga 24 Juni 2026.
Sahabat RTV, meski operasional di Makkah telah berakhir, proses pemulangan jemaah gelombang kedua dari Madinah masih akan terus berlangsung hingga akhir Juni. Pemerintah berharap seluruh rangkaian operasional haji tahun ini dapat ditutup dengan lancar dan seluruh jemaah Indonesia dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.