Meski anggaran senilai Rp 330 miliar yang diajukan Pemprov DKI telah ditolak, namun proyek sumur resapan DKI tetap dilanjutkan. Proyek ini juga menuai beragam protes, karena dinilai tidak efektif mengatasi banjir. Pengerjaannya yang terkesan serampangan, juga sangat membahayakan warga.



