NEWS RTV Garis RTV

Skema Baru Pelayanan Klinik Kesehatan Haji Indonesia

Admin News RTV - newsrtv
30 Apr 2026, 16:02 WIB
f X W T

Sahabat RTV, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dipastikan siap memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaah calon haji Indonesia yang akan segera tiba di Tanah Suci. Dengan fasilitas yang lengkap dan layanan selama 24 jam, KKHI menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan jemaah, khususnya bagi lansia dan mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

Tahun ini, KKHI menghadirkan skema layanan baru yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Jika sebelumnya tersedia layanan rawat inap, kini pelayanan difokuskan pada sistem rawat jalan selama 24 jam. Konsep ini mengadopsi model urgent care center (UCC), yang mengutamakan penanganan cepat dan efektif tanpa harus menjalani perawatan inap.

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah, dr. Edi Supriyatna, menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. KKHI di Makkah berperan sebagai UCC level dua, sementara klinik di sektor menjadi UCC level tiga. Perbedaan utamanya, fasilitas di KKHI dilengkapi dengan layanan radiologi dan laboratorium yang tidak tersedia di klinik sektor.

Sahabat RTV, selain KKHI, terdapat pula 47 klinik satelit yang tersebar di berbagai sektor pelayanan di Makkah. Klinik-klinik ini menjadi perpanjangan tangan layanan kesehatan bagi jemaah di lokasi yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Tak hanya itu, saat puncak ibadah haji berlangsung, juga akan dioperasikan klinik khusus di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) untuk memastikan pelayanan tetap optimal di lokasi-lokasi utama ibadah.

Untuk mendukung operasional tersebut, total 122 tenaga kesehatan dikerahkan di daerah kerja Makkah. Sebanyak 54 personel bertugas di KKHI, sementara 68 lainnya disebar di berbagai sektor. Dengan jumlah tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh jemaah secara maksimal.

KKHI juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis penunjang seperti laboratorium, unit radiologi, serta farmasi yang memadai. Namun, jika terdapat jemaah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut atau dalam kondisi darurat, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi agar mendapatkan penanganan intensif.

Dengan kesiapan ini, KKHI menargetkan dapat melayani hingga 200 ribu jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah. Diharapkan, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan kondisi kesehatan yang terjaga, sehingga ibadah haji dapat berlangsung lancar dan khusyuk.

error: Content is protected !!