NEWS RTV Garis RTV

Distribusi Makanan Jemaah Haji Terintegrasi Secara Digital

Admin News RTV - newsrtv
12 May 2026, 16:20 WIB
f X W T

Sahabat RTV, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 terus melakukan berbagai inovasi pelayanan bagi jemaah haji Indonesia, termasuk dalam penyediaan konsumsi selama berada di Tanah Suci. Tahun ini, sistem distribusi makanan bagi jemaah mengalami transformasi besar dengan penerapan teknologi digital yang terintegrasi.

Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menjelaskan bahwa seluruh ekosistem katering kini sudah berjalan secara digital dan real time. Mulai dari pengolahan data konsumsi, pencatatan distribusi makanan, pemantauan jumlah porsi, hingga proses verifikasi layanan dilakukan menggunakan sistem terintegrasi.

Sahabat RTV, saat ini PPIH Arab Saudi mengelola distribusi makanan dari 51 dapur katering yang melayani jemaah Indonesia di Makkah. Seluruh makanan tersebut didistribusikan ke 177 hotel pemondokan yang dihuni sekitar 527 kelompok terbang (kloter) jemaah Indonesia.

Tak hanya memastikan distribusi berjalan lancar, penyusunan menu makanan juga diperhatikan secara serius. Menu yang diberikan kepada jemaah dirancang dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi agar kebutuhan nutrisi jemaah tetap terpenuhi selama menjalankan ibadah di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Persiapan Konsumsi Saat Puncak Haji

Pemerintah juga memastikan kebutuhan konsumsi jemaah tetap aman selama fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.

Setibanya di Arafah, setiap jemaah akan langsung mendapatkan tiga botol minuman pembuka untuk menjaga kondisi tubuh saat menjalani wukuf. Selama pelaksanaan wukuf pada 8 dan 9 Zulhijah, jemaah juga akan menerima lima kali distribusi makanan penuh.

Kemudian, sebelum bergerak menuju Muzdalifah untuk menjalani mabit, jemaah kembali diberikan konsumsi tambahan. Sementara selama berada di Mina pada 10 hingga 13 Zulhijah, jemaah dijadwalkan menerima makanan sebanyak 10 kali.

Sahabat RTV, kesiapan konsumsi ini menjadi sangat penting karena kondisi fisik jemaah harus tetap terjaga di tengah padatnya rangkaian ibadah dan cuaca panas yang cukup ekstrem di Arab Saudi.

Lebih dari 132 Ribu Jemaah Sudah Tiba

Sementara itu, jumlah jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Tanah Suci kini mencapai lebih dari 132 ribu orang. Sebanyak 92.767 jemaah gelombang pertama telah bergerak dari Madinah menuju Makkah. Sedangkan 25.541 jemaah gelombang kedua masuk melalui Bandara Internasional King Abdulaziz sebelum menuju Makkah.

Di sisi lain, data terbaru juga mencatat sebanyak 74 jemaah Indonesia saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Sementara jumlah jemaah Indonesia yang meninggal dunia hingga saat ini tercatat sebanyak 24 orang.

Dengan semakin dekatnya puncak ibadah haji, pemerintah terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan, memperbanyak istirahat, dan memastikan asupan makanan serta cairan tetap terpenuhi agar kondisi fisik tetap prima selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

error: Content is protected !!