NEWS RTV Garis RTV

Video Terkini

Jemaah Dilarang Lempar Jumrah pada Pukul 10.00 hingga 14.00 WAS

Admin News RTV - newsrtv
29 May 2026, 11:33 WIB
f X W T

MAKKAH, Lensa Indonesia RTV – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melarang jemaah haji Indonesia melempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Hal ini disebabkan oleh cuaca sangat panas serta kondisi jamarat yang sangat padat.

“Seluruh jemaah haji agar mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan bahwa pukul 10.00 pagi ini hingga pukul 14.00 untuk tidak bergerak keluar tenda,” kata Ketua PPIH Arab Saudi yang juga Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heryawan.

Ian mengatakan, larangan tersebut sejalan dengan larangan dari Kementerian Haji Arab Saudi. Ian menambahkan, larangan ini dibuat untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh jemaah haji, khususnya Indonesia.

Dengan adanya instruksi ini, jemaah haji Indonesia harus tetap berada di dalam tenda dan mengikuti dengan ketat rencana pergerakan kerumunan yang telah disetujui, dengan pengawasan langsung oleh misi haji dan penyedia layanan untuk memastikan keselamatan mereka.

“Kepatuhan akan dipantau dan dievaluasi secara ketat,” kata Ian.

Sebagaimana diketahui, pada 27 Mei atau 10 Dzulhijjah ini, jutaan jemaah haji dari seluruh dunia akan melakukan lempar jumrah aqabah. Sementara pada hari tasyrik, jemaah yang mengambil nafar awal akan kembali melempar jumrah ula, wustha, dan aqabah pada 11 dan 12 Dzulhijjah, sedangkan yang mengambil nafar tsani akan melakukan tiga lempar jumrah hingga tanggal 13 Dzulhijjah.

Berdasarkan pantauan serta pengalaman di lapangan, cuaca di Makkah, khususnya di Mina dan sepanjang jalan menuju jamarat memang sangat terik. Selain itu, tingkat kepadatan jemaah yang mau melakukan jumrah aqabah juga sangat padat. Pada pelaksanaan lempar jumrah di tanggal 10 Dzulhijah kemarin, banyak jemaah asal Indonesia yang mengalami kelelahan, dehidrasi, bahkan beberapa jamaah pingsan.

Jemaah haji Indonesia juga diimbau agar tidak memaksakan diri melempar jumrah saat jemaah dari negara lain sedang mendominasi di area jamarat. Jemaah Indonesia juga diimbau tidak melawan arus saat sedang berada di area tempat lempar jumrah.

MCH 2026, Dian Palupi, RTV.

error: Content is protected !!