NEWS RTV Garis RTV

[LIVE DARI MAKKAH] Update Haji: Pematangan Persiapan Puncak Haji

Admin News RTV - newsrtv
19 May 2026, 14:31 WIB
f X W T

Sahabat RTV, pemerintah terus memfinalisasi seluruh persiapan menjelang puncak ibadah haji 2026 demi memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Berbagai skema pelayanan dan pengamanan kini dimatangkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, terutama untuk menghadapi fase Armuzna di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Skema Murur dan Tanazul Dimatangkan

Salah satu skema yang kembali diterapkan tahun ini adalah Skema Murur, yakni mekanisme bagi jemaah berisiko tinggi untuk tidak turun dan bermalam di Muzdalifah. Skema ini diperuntukkan bagi jemaah lansia maupun jemaah dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Dengan sistem tersebut, jemaah hanya melintas di Muzdalifah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mina. Langkah ini dilakukan guna mengurangi risiko kelelahan fisik di tengah cuaca panas dan padatnya arus jemaah saat puncak haji.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan Skema Tanazul bagi jemaah yang hotelnya berada di sekitar kawasan Jamarat di Mina. Melalui skema ini, jemaah tidak perlu menginap di tenda Mina dan dapat kembali ke hotel usai menjalankan lempar jumrah.

Sahabat RTV, skema tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan di Mina sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah Indonesia.

Tim Khusus Disiagakan di Mina

Untuk mendukung pengamanan dan pelayanan jemaah selama puncak haji, PPIH Arab Saudi juga membentuk tim khusus yang akan ditempatkan di Mina.

Tim tersebut akan bertugas membantu jemaah yang datang dari Muzdalifah menuju Jamarat, terutama pada 10 Zulhijah yang dianggap sebagai fase paling krusial dalam pelaksanaan haji.

Petugas memperkirakan kepadatan dan potensi kelelahan jemaah akan sangat tinggi pada waktu tersebut karena jutaan jemaah bergerak menuju lokasi lempar jumrah secara bersamaan.

Karena itu, petugas disiagakan untuk membantu jemaah yang tersesat, kelelahan, maupun membutuhkan bantuan darurat lainnya selama proses Armuzna berlangsung.

Lebih dari 185 Ribu Jemaah Sudah Tiba

Sementara itu sahabat RTV, berdasarkan data terbaru, jumlah jemaah haji Indonesia yang telah diberangkatkan dari berbagai embarkasi menuju Arab Saudi kini mencapai 185.393 orang yang tergabung dalam 478 kelompok terbang atau kloter.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring proses kedatangan jemaah yang masih berlangsung menjelang penutupan operasional haji.

Cuaca Makkah Capai 47 Derajat Celsius

Di sisi lain, kondisi cuaca di Makkah saat ini juga menjadi perhatian serius. Suhu udara di Kota Makkah kini berkisar antara 33 hingga 47 derajat Celsius.

Pemerintah terus mengimbau jemaah agar mengurangi aktivitas berat di luar ruangan saat cuaca sedang sangat panas demi menjaga kondisi tubuh tetap fit menjelang puncak haji yang dijadwalkan dimulai pada 8 Zulhijah atau sekitar 25 Mei 2026.

Jemaah juga diingatkan untuk rutin minum air putih, menggunakan payung atau topi saat beraktivitas, serta memperbanyak waktu istirahat agar terhindar dari dehidrasi dan heat stroke.

Cahaya Hijau di Zamzam Tower Tanda Zulhijah Dimulai

Sahabat RTV, suasana menyambut datangnya bulan Zulhijah juga mulai terasa di Tanah Suci. Pemerintah Arab Saudi memancarkan cahaya hijau dari puncak Abraj Al Bait Clock Tower atau Zamzam Tower yang berada di kompleks Masjidil Haram.

Laser hijau tersebut menjadi penanda dimulainya 1 Zulhijah dan sekaligus menandai semakin dekatnya Hari Raya Iduladha yang diperkirakan jatuh pada 10 Zulhijah atau 27 Mei 2026.

Dengan semakin dekatnya puncak haji, suasana di sekitar Masjidil Haram kini juga semakin padat oleh jemaah dari berbagai negara. Otoritas Arab Saudi pun memperketat penjagaan dan pemeriksaan di seluruh akses masuk Kota Makkah untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan aman dan tertib.

error: Content is protected !!