Tahu Tempe Langka, Pedagang Merana

Mahalnya harga kedelai tak hanya menyusahkan para perajin tahu-tempe. Sejumlah warung makan pun mengeluhkan ketiadaan tahu dan tempe, yang jadi menu andalan di warung mereka. Bukan itu saja, kelangkaan tahu-tempe juga membuat omset pusat jajanan oleh-oleh, mengalami penurunan hingga 50%.

Perajin Mogok Produksi, Tahu & Tempe Menghilang dari Pasaran

Aksi mogok massal para perajin tahu-tempe, membuat tahu dan tempe kini menghilang dari pasaran. Hal itu pun berimbas kepada para pedagang yang berhenti berjualan, selama aksi mogok itu berlangsung. Warga pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan persediaan tahu dan tempe untuk kebutuhan dapur mereka.

Kedelai Mahal, Perajin Tahu-Tempe Ancam Mogok

Tidak hanya minyak goreng, warga kini juga dipusingkan dengan tingginya harga kedelai. Bahkan, meroketnya harga kedelai membuat para perajin tahu dan tempe akan mengancam mogok massal, jika pemerintah tidak segera turun tangan mengatasi permasalahan tersebut.

Tahu Tempe Mahal, Pedagang Gorengan Merugi

Mahalnya harga kedelai yang berujung naiknya harga tahu dan tempe di pasaran, kini mulai berdampak pada para pedagang gorengan. Mereka terpaksa mengecilkan ukuran gorengan, demi menambal kerugian, karena tak berani menaikkan harga jual.

error: Content is protected !!