NEWS RTV Garis RTV

Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka: Prabowo Pimpin, Jokowi Hadir, Ini Fakta Menariknya

Admin Redaksi 1 - newsrtv
19 Aug 2026, 14:55 WIB
f X W T

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian prosesi kenegaraan, mulai dari laporan komandan upacara, pembacaan teks Proklamasi, mengheningkan cipta, pembacaan doa, hingga pengibaran Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Prosesi pagi juga diawali dengan kirab Bendera Sang Merah Putih dan Naskah Proklamasi dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka.

Pejabat Negara yang Hadir dan Berhalangan

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam upacara kenegaraan tersebut. Selain Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tampak Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Pimpinan lembaga negara yang hadir antara lain Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo, dan Wakil Ketua MK Saldi Isra. Dari unsur keamanan, hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sementara itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak menghadiri upacara di Istana karena menjalani pemeriksaan kesehatan. Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga dilaporkan tidak menghadiri upacara di Istana. Jokowi sendiri sebelumnya telah memastikan kehadirannya dalam peringatan HUT ke-81 RI.

Selain pejabat negara, masyarakat umum juga mendapat kesempatan menghadiri langsung upacara di kompleks Istana Kepresidenan. Antusiasme warga terlihat sejak dini hari. Sejumlah tamu undangan bahkan sudah berada di sekitar kawasan Istana sejak sekitar pukul 04.00 WIB untuk mengikuti rangkaian perayaan kemerdekaan.

76 Paskibraka dari 38 Provinsi

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian dalam upacara adalah pengibaran Sang Merah Putih oleh 76 anggota Paskibraka dari 38 provinsi. Mereka tergabung dalam tim Paskibraka Indonesia Berdaulat yang terdiri atas satu putra dan satu putri dari setiap provinsi.

Salah satu anggota yang mendapat tugas penting adalah Celina Olivia Apriani Theo dari Kalimantan Barat yang dipercaya menjadi pembawa baki Bendera Merah Putih. Sementara Eighteen Jeanette Hekboy dari Nusa Tenggara Timur ditunjuk sebagai cadangan pembawa baki.

Berikut daftar Paskibraka tingkat pusat yang mewakili 38 provinsi:

  • Aceh: Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang
  • Sumatera Utara: Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe
  • Sumatera Barat: Ahmad Alfatih dan Ulya Kireina Halim
  • Riau: Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha
  • Jambi: Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri
  • Sumatera Selatan: Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi
  • Bengkulu: M. Aryo Wira Zandhyka Y. dan Nadine Permata Vanza
  • Lampung: Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azahra Salsabila
  • Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Furqoen Nul Hakim dan Fira Haniyah
  • Kepulauan Riau: Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura
  • DKI Jakarta: Muazzam Saqif Hasani Siregar dan Latiesha Firenzie Bharata
  • Jawa Barat: Baruno Wicaksono dan Aisha Calista Permata
  • Jawa Tengah: Hilmi Tisna Yuwanda dan Qothrunnada Azzahra Husna
  • DI Yogyakarta: Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah
  • Jawa Timur: Reihan Nifan Arkana dan Angelica Theona Putri
  • Banten: Chaysar Purnama Putra dan Adzra Khairy Fadian
  • Bali: I Made Dwi Sathya Kurniawan dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani
  • NTB: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan
  • NTT: Atanasius Meyllano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy
  • Kalimantan Barat: Mirza Rafi Navazani dan Celina Olivia Apriani Theo
  • Kalimantan Tengah: Muhammad Azham Alfarizqi dan Ajeng Bunga Safitri
  • Kalimantan Selatan: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina
  • Kalimantan Timur: Gus Luthfy Azka Nararya dan Julita Rista Lestari
  • Kalimantan Utara: Muhammad Zainal Ihsan dan Desy Natalia
  • Sulawesi Utara: Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Faith Louisa Tabita Maengkom
  • Sulawesi Tengah: Fahriansyah Rihama dan Chintya Graciella Rorong
  • Sulawesi Selatan: Juan Pablo dan Taswina Putri
  • Sulawesi Tenggara: Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya
  • Gorontalo: Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto
  • Sulawesi Barat: M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida
  • Maluku: Louise Adriano Hutasoit dan Cinzia Christovani Marantika
  • Maluku Utara: Haikal Khadafi H. Laode dan Mardhatilla A. Putri
  • Papua: Johanes Matius Paulus Rumsayor dan Neeltje Deliana Insjowi Werimon
  • Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri
  • Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan Hasna Iriani Rumbiak
  • Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken
  • Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gladys Manuella Aibekob
  • Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi.

Fakta Menarik Perayaan HUT ke-81 RI

Perayaan kemerdekaan tahun ini memiliki sejumlah hal yang berbeda dan menarik perhatian. Salah satunya adalah atraksi udara yang melibatkan 81 pesawat dan helikopter dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan Basarnas. Jumlah tersebut menjadi bagian dari simbol peringatan HUT ke-81 RI.

Pesawat tempur Dassault Rafale juga menjadi salah satu perhatian dalam atraksi udara tahun ini. Rafale untuk pertama kalinya tampil dalam perayaan kemerdekaan di Istana dan terbang bersama sejumlah pesawat tempur lainnya seperti F-16, Sukhoi, Hawk, dan T-50i Golden Eagle.

Hal menarik lainnya adalah keterlibatan siswa Sekolah Rakyat dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Para siswa mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan dan bakat mereka di hadapan Presiden Prabowo Subianto serta para tamu undangan.

Perayaan tahun ini juga menghadirkan sosok Savia Aulia Rachmawati, sinden cilik penyandang disabilitas yang tampil dalam rangkaian peringatan di Istana Merdeka. Kehadirannya menjadi salah satu gambaran keberagaman talenta yang ditampilkan dalam perayaan kemerdekaan.

Tak kalah menarik, para tamu undangan yang hadir di Istana mendapatkan suvenir berupa kelereng. Pemberian suvenir tersebut menjadi salah satu unsur unik dalam perayaan HUT ke-81 RI tahun ini.

Peringatan kemerdekaan tahun ini juga diwarnai aksi terjun payung prajurit Kopassus yang membawa bendera berukuran 12 x 8 meter. Atraksi tersebut dilaporkan berhasil memecahkan rekor MURI.

Berbagai rangkaian tersebut membuat perayaan HUT ke-81 RI tidak hanya berfokus pada upacara kenegaraan. Peringatan kemerdekaan tahun ini turut menampilkan kekuatan pertahanan udara, keberagaman generasi muda, seni budaya, serta keterlibatan masyarakat.

Kehadiran 76 Paskibraka dari seluruh provinsi juga menjadi simbol keberagaman Indonesia. Para pelajar tersebut membawa identitas daerah masing-masing, tetapi dipersatukan dalam satu tugas kenegaraan untuk mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.

Dengan rangkaian upacara, kirab, atraksi udara, pertunjukan seni, hingga keterlibatan masyarakat dan generasi muda, perayaan HUT ke-81 RI tahun ini menjadi momentum untuk memperingati kemerdekaan sekaligus menampilkan keberagaman Indonesia di hadapan publik.

error: Content is protected !!