
Video Terkini
Kiprah Frans Susanto Sebagai Juru Bahasa Isyarat
Karena melayani warga disabilitas sejak tahun 2002, Frans Susanto belajar bahasa isyarat di komunitas penyandang tunarungu. Ketika itu, ia mempelajari American Sign Language. Lalu tahun 2013 ia belajar bahasa isyarat Indonesia atau Bisindo. Sejak itulah pelayanannya sebagai juru bahasa isyarat berkembang hingga ke ajang internasional seperti di Korea Selatan dan Filipina.
Sampai sekarang Frans tetap menjadi penerjemah bahasa isyarat di sejumlah kegiatan, baik secara daring maupun luring. Ia juga aktif memberikan edukasi agar masyarakat dan pelayanan umum semakin infklusif dan aksesibel bagi warga tuli. Namun kesibukannya itu ternyata tak menyurutkan pelayanannya pada penyandang tunarungu yang sudah dijalaninya selama 20 tahun.