NEWS RTV Garis RTV

Update Haji: Kesiapan Tenda di Arafah, Haji Ilegal Hingga Kedatangan Jemaah

Admin News RTV - newsrtv
12 May 2026, 15:40 WIB
f X W T

Sahabat RTV, suasana persiapan menjelang puncak ibadah haji di Arab Saudi semakin terasa. Jurnalis RTV melaporkan langsung dari kawasan Jamarat Mina, lokasi tempat pelaksanaan lempar jumrah bagi jutaan jemaah haji dari seluruh dunia. Kawasan ini nantinya akan menjadi salah satu titik terpadat saat rangkaian puncak ibadah haji dimulai.

Persiapan Tenda Jemaah di Arafah Terus Dipantau

Menjelang puncak haji, Kementerian Haji dan Umrah terus melakukan pengecekan berkala terhadap kesiapan fasilitas tenda jemaah di Arafah. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh hak dan fasilitas jemaah Indonesia terpenuhi dengan baik sehingga proses wukuf dapat berjalan lancar dan khusyuk.

Berbagai fasilitas mulai dari tenda, pendingin ruangan, sanitasi, hingga layanan kesehatan terus dipantau langsung oleh petugas. Pemerintah memastikan seluruh persiapan akan terus dievaluasi hingga menjelang pelaksanaan puncak haji.

Empat WNI Kembali Ditangkap karena Haji Ilegal

Sahabat RTV, di tengah persiapan ibadah haji, otoritas Arab Saudi kembali menangkap empat warga negara Indonesia (WNI) yang diduga melanggar aturan haji. Keempat WNI tersebut ditangkap di dua lokasi dan waktu berbeda oleh aparat keamanan publik Arab Saudi yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri Saudi.

Menurut pihak berwenang, para pelaku diduga melakukan promosi layanan haji ilegal melalui media sosial. Saat penggerebekan berlangsung, polisi Saudi turut menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat komputer, kartu haji palsu, stempel, hingga berbagai dokumen yang digunakan untuk mendukung praktik ilegal tersebut.

Kini, keempat WNI tersebut telah menjalani proses hukum oleh otoritas Arab Saudi. Mereka terancam hukuman berat berupa denda hingga sekitar Rp400 juta, deportasi, serta larangan masuk kembali ke Arab Saudi selama 10 tahun.

Pemerintah Indonesia Dukung Penegakan Hukum Saudi

Pemerintah Indonesia menegaskan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus ini kepada pemerintah Arab Saudi. Menteri Haji dan Umrah, M Irfan Yusuf, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas pemerintah Saudi dalam memberantas praktik haji ilegal.

Ia menegaskan bahwa tawaran “haji tanpa antre” pada dasarnya tidak masuk akal secara sistem maupun regulasi, sehingga masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap berbagai iklan atau penawaran mencurigakan.

Lebih dari 132 Ribu Jemaah Sudah Tiba di Arab Saudi

Sementara itu, sahabat RTV, arus kedatangan jemaah calon haji Indonesia ke Arab Saudi masih terus berlangsung secara simultan. Hingga saat ini, total lebih dari 132 ribu jemaah telah diberangkatkan dari Indonesia ke Tanah Suci.

Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 341 kelompok terbang (kloter). Sebanyak 92.767 jemaah masuk ke Makkah melalui Madinah, sedangkan sekitar 25.541 jemaah lainnya masuk langsung melalui Bandara Internasional King Abdulaziz.

Di sisi lain, data terbaru juga mencatat sebanyak 74 jemaah Indonesia saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Sementara jumlah jemaah yang meninggal dunia tercatat sebanyak 24 orang.

Dengan semakin dekatnya puncak haji, pemerintah kembali mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas berlebihan di tengah cuaca panas ekstrem, serta mengikuti seluruh arahan petugas demi kelancaran ibadah di Tanah Suci.

error: Content is protected !!