NEWS RTV Garis RTV

Tips Hadapi Cuaca Panas Makkah

Admin News RTV - newsrtv
16 May 2026, 01:03 WIB
f X W T

Sahabat RTV, meski saat ini Arab Saudi baru memasuki awal musim panas, suhu udara di Makkah sudah mencapai angka yang cukup ekstrem, yakni hingga 44 derajat Celsius. Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi jemaah haji Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis dan kelembaban udara tinggi seperti di Indonesia.

Tidak hanya suhu yang panas, tingkat kelembaban udara di Makkah juga sangat rendah. Jika di Indonesia kelembaban umumnya berada di atas 50 persen, di Makkah kelembaban udara saat ini hanya sekitar 11 persen. Perbedaan cuaca yang cukup drastis ini membuat tubuh membutuhkan proses adaptasi agar tetap sehat dan tidak mengalami dehidrasi.

Sahabat RTV, untuk membantu tubuh tetap fit selama beraktivitas di tengah cuaca panas ekstrem, ada beberapa tips penting yang bisa dilakukan.

Hindari Aktivitas di Siang Hari

Tips pertama, hindari keluar ruangan pada siang hari jika tidak terlalu diperlukan. Paparan panas matahari secara langsung di Makkah sangat tinggi dan bisa memicu dehidrasi hingga heat stroke, terutama bagi jemaah lansia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Namun jika memang harus beraktivitas di luar ruangan, jangan lupa untuk rutin minum air putih. Disarankan mengonsumsi sekitar 200 mililiter air setiap satu jam. Jika khawatir terlalu sering ke kamar kecil, sahabat RTV bisa menyiasatinya dengan minum empat teguk air setiap 10 menit.

Konsumsi Elektrolit dan Oralit

Selain air putih, tubuh juga membutuhkan asupan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat cuaca panas. Jemaah disarankan mengonsumsi satu botol air yang dicampur oralit atau minuman elektrolit setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Langkah ini penting untuk mencegah tubuh mengalami kelelahan akibat kekurangan cairan dan mineral.

Gunakan Pelindung Diri

Sahabat RTV, saat keluar ruangan jangan lupa menggunakan topi, payung, dan tabir surya untuk melindungi tubuh dari paparan panas matahari. Sebaiknya perlengkapan tersebut selalu disimpan di dalam tas agar mudah dibawa kapan saja.

Penggunaan masker juga tetap dianjurkan. Selain melindungi dari debu dan kuman, masker dapat membantu mengurangi paparan panas langsung ke area wajah.

Siapkan Sandal Cadangan

Cuaca panas ekstrem di Makkah juga bisa memengaruhi kondisi alas kaki. Karena itu, jemaah disarankan membawa sandal atau alas kaki cadangan di dalam tas untuk berjaga-jaga jika sandal utama rusak akibat suhu panas.

Selain itu, jangan lupa membawa perlengkapan pribadi lain yang memang dibutuhkan selama beraktivitas di luar hotel.

Sahabat RTV, menjaga kesehatan di tengah cuaca panas Arab Saudi menjadi hal yang sangat penting menjelang puncak ibadah haji. Dengan menjaga pola minum, membatasi aktivitas berat di siang hari, serta menggunakan perlindungan diri yang tepat, diharapkan jemaah tetap sehat dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar di Tanah Suci.

error: Content is protected !!