Salat Jumat di Masjid Nabawi
Sahabat RTV, jika di Indonesia salat Jumat umumnya identik dengan jemaah laki-laki, suasana yang berbeda dapat ditemui di Arab Saudi. Di Masjid Nabawi, jemaah perempuan juga dapat mengikuti pelaksanaan salat Jumat dengan fasilitas dan area khusus yang telah disediakan.
Pemandangan ini menjadi salah satu hal yang menarik perhatian jemaah Indonesia yang berkunjung ke Kota Madinah. Ribuan jemaah perempuan dari berbagai negara tampak turut memadati area Masjid Nabawi setiap hari Jumat untuk mengikuti khutbah dan salat Jumat bersama.
Jemaah Perempuan Ikut Salat Jumat
Pada hari Jumat, kawasan Masjid Nabawi terlihat jauh lebih ramai dibanding hari-hari biasa. Sejak pagi, jemaah mulai berdatangan untuk mendapatkan tempat terbaik di dalam maupun di pelataran masjid.
Salah satu ciri khas Masjid Nabawi adalah deretan payung raksasa yang terbuka di area pelataran. Selain menjadi ikon arsitektur yang terkenal di dunia Islam, payung-payung tersebut juga berfungsi melindungi jemaah dari panas matahari yang cukup terik di Madinah.
Di tengah ramainya jemaah, kehadiran perempuan yang mengikuti salat Jumat menjadi pemandangan yang lumrah. Berbeda dengan beberapa negara yang umumnya tidak banyak perempuan menghadiri salat Jumat di masjid, di Masjid Nabawi fasilitas untuk jemaah perempuan tersedia dengan baik.
Area ibadah antara laki-laki dan perempuan diatur secara terpisah dan tertib sehingga seluruh jemaah dapat beribadah dengan nyaman. Terlebih pada musim haji seperti saat ini, ketika Madinah dipadati jemaah dari berbagai negara dengan budaya dan tradisi yang beragam.
Madinah Jadi Kota yang Selalu Ramai
Sahabat RTV, setelah menunaikan salat di Masjid Nabawi, banyak jemaah memanfaatkan waktu untuk berkeliling kawasan sekitar masjid. Di sepanjang jalan menuju pelataran dan area sekitarnya, terdapat berbagai pertokoan yang menjual oleh-oleh khas Arab Saudi, perlengkapan ibadah, hingga aneka makanan.
Kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit jemaah Indonesia selama berada di Madinah. Selain dekat dengan Masjid Nabawi, pilihan barang dan kuliner yang tersedia juga cukup beragam.
Tidak sedikit jemaah yang menghabiskan waktu bersama keluarga atau rombongan untuk berbelanja sebelum kembali ke hotel pemondokan.
Obati Rindu dengan Masakan Indonesia
Menariknya, di sekitar Masjid Nabawi juga terdapat sejumlah restoran yang menyajikan makanan khas Indonesia. Salah satunya adalah restoran bernama Jawa yang cukup dikenal di kalangan jemaah Indonesia.
Di tempat ini, jemaah dapat menikmati berbagai hidangan Nusantara yang sulit ditemukan di tempat lain. Salah satu menu favorit yang banyak dicari adalah sego pecel atau nasi pecel.
Hidangan sederhana yang terdiri dari sayuran rebus segar dengan siraman sambal kacang khas Jawa tersebut menjadi pelepas rindu bagi banyak jemaah yang sudah berminggu-minggu berada jauh dari kampung halaman.
Bagi sebagian jemaah, menikmati makanan Indonesia di Tanah Suci bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga menghadirkan suasana rumah dan kenangan akan keluarga yang sedang menunggu di Indonesia.
Sahabat RTV, keunikan suasana salat Jumat di Masjid Nabawi, ramainya kawasan pertokoan, hingga keberadaan kuliner khas Indonesia menunjukkan bagaimana Madinah menjadi kota yang tidak hanya memiliki nilai spiritual yang tinggi, tetapi juga menghadirkan kenyamanan bagi jutaan jemaah yang datang dari berbagai penjuru dunia setiap tahunnya.