Video Terkini
Jemaah Haji Terima Dana Wakaf
Lebih dari 850 jemaah yang berasal dari 2 kloter daerah embarkasi Aceh, menerima dana wakaf di Wilayah Jarwal, Makkah, Arab Saudi. Nazir Waqaf Baitul Asyi, Dr Syaikh Abdul Latif Muhammad Baltu, didampingi pengurus wakaf petugas kloter, hingga petugas penghubung pemerintah Aceh, secara simbolik menyerahkan dana wakaf tersebut kepada jemaah.
Dana wakaf yang dibagikan ini, berasal dari aset peninggalan Habib Abdurrahman bin Alwi Al-Habsyi atau Habib Bugak Asyi. Syaikh Baltu mengatakan, wakaf ini sudah berlangsung 220 tahun sejak Habib Bugak menyerahkan asetnya untuk dikelola dan hasilnya diberikan kepada seluruh warga Aceh yang berangkat haji.
“Wakaf ini dijaga Allah, juga kerajaan Arab Saudi. Di bawah kekuasaan mereka sebagai yang diberi amanah, menjaga dan memberikan amanah kepada orang yang layak mengendalikannya,” kata Syaikh Baltu kepada Tim Media Center Haji (MCH) di Makkah.
Tahun ini, dana wakaf yang dibagikan bagi 5426 jemmaah asal Aceh, sebanyak 11,2 juta riyal. Masing-masing orang mendapat dana sebesar 2.000 riyal atau setara dengan Rp9,2 jutaan.
Dana wakaf tersebut merupakan kompensasi dari pengelolaan hotel wakaf milik Baitul Asyi kepada jemaah asal Aceh. Dalam perjanjian wakaf disebutkan jemaah Aceh itu berhak mendapatkan penginapan. Karena hotel tersebut disewakan kepada pihak lain, maka pihak dari pengelola Baitul Asyi memberi kompensasi.
Pada penyelenggaraan haji 2026, Provinsi Aceh mendapatkan kuota 5.426 dengan 14 kloter masing-masing diisi 393 orang. Dari total 14 kloter tersebut, hanya 1 kloter yang berangkat pada gelombang 1, mayoritas masuk pemberangkatan di gelombang dua yang diterbangkan langsung dari Indonesia ke Jeddah menuju Makkah.
Dian Palupi, RTV.
