Maraknya kasus penjambretan dan pembegalan yang menyasar anak-anak, Kriminolog dari Universitas Budi Luhur, Lucky Nurhadiyanto, menjelaskan bocah kerap menjadi incaran, karena dianggap sebagai sosok yang lemah dan tak mampu melawan. Anak juga masuk dalam kajian fiktimologi yang berkaitan dengan korban kejahatan. Lucky juga menambahkan, minimnya pengawasan orang tua dan warga sekitar, bisa menjadikan anak sebagai target kejahatan.



