Mengedukasi anak-anak lewat permainan tradisional adalah pilihan Aghnina Wahdini. Lewat komunitas yang didirikannya yaitu Traditional Games Returns (TGR), Nina mengajak anak-anak untuk memahami bagaimana menghadapi bencana alam. Salah satu yang sering dimainkan adalah ular tangga. Tak hanya menyenangkan, ular tangga juga mengajak anak-anak belajar untuk sigap menghadapi berbagai bencana alam. Seperti gempa bumi, tanah longsor, dan banjir. Traditional Games Returns juga mengajak anak-anak untuk kembali memainkan permainan tradisional, lewat kampanye “Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!”, Nina dan komunitas TGR hadir di berbagai wilayah rawan bencana.
Tag Archives: Aghina Wahdini
Iman Surahman Hadi, Edukasi Anak-Anak Agar Siap Hadapi Bencana Alam
Mengubah cerita menakutkan menjadi menyenangkan adalah trik Iman Surahman Hadi untuk mengedukasi anak-anak. Lewat dongeng, Kak Iman mengajak anak-anak memahami kesiapan menghadapi bencana alam. Tak hanya menghibur, dongeng tentang mitigasi bencana juga ternyata bisa langsung diserap oleh anak-anak. Karena itulah sejak tahun 2004, Kak Iman berkeliling Indonesia. Tak hanya ke daerah rawan bencana, Kak Iman juga menguatkan anak-anak korban bencana alam. Misinya, dongeng bisa mencerdaskan anak-anak Indonesia untuk menghadapi bencana.
Bermain Sambil Belajar Mitigasi Bencana Bersama Para Narasumber
Michael Tjandra Luar Biasa kali ini, akan ajak sahabat di rumah bermain sekaligus belajar soal mitigasi bencana. Hal ini agar kita bisa meminimalisir resiko bila terjadi bencana, mengingat Indonesia, termasuk negara yang rawan terhadap bencana alam. Sahabat akan diajak bermain bersama Aghina Wahdini, penggiat mainan tradisional, Avianto Amri, pakar mitigasi bencana, dan Iman Surahman Hadi pendongeng anak.
Avianto Amri, Pakar Mitigas Bencana
Gempa di Yogyakarta tahun 2006 menjadi awal karir Avianto Amri dalam kebencanaan. Dan kini, Anto sudah mengantongi penghargaan dari Asia Disaster Reduction and Response Network. Anto pun menjadi ketua umum Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia. Tak hanya hadir membantu masyarakat yang terdampak, Anto juga berkeliling untuk memberikan edukasi mitigasi bencana, agar warga bisa meminimalisir risiko yang terjadi. Namun selain membantu berbagai bencana di Indonesia, Anto juga dipercaya mengurus kebencanaan di beberapa negara Asia. Sehingga dengan segudang pengalaman, Anto akhirnya berhasil meraih berbagai penghargaan internasional.