Tak Terima Konser Dibubarkan, Satgas Covid-19 Dilempari Botol

Dianggap menimbulkan kerumunan, Tim Satgas Covid-19 membubarkan paksa konser musik di Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, penonton justru melemparkan botol minuman kepada petugas, karena tidak ingin konser dihentikan.

Yuk! Lindungi Anak dari penyebaran Covid-19!

Kasus corona di Indonesia, kembali mengalami lonjakan setelah masuknya varian Omicron. Sebagai orang tua, Ayah dan Mama pastinya ingin anak terlindungi dari paparan Covid-19. Selain menyiapkan nutrisi lengkap, sahabat juga perlu memberi perlindungan ekstra untuk anak. Apa saja yang dibutuhkan? Yuk, lihat selengkapnya di bawah ini! Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Polda Metro Jaya Berlakukan Jam Malam

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup sementara sejumlah ruas jalan di Jakarta. Penutupan jalan akan dilakukan setiap hari, mulai pukul 00.00 WIB hingga 04.00 WIB. Empat ruas yang akan diberlakukan jam malam adalah Jalan Sudirman-Thamrin, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), ruas jalan Gunawarwan-Senopati-Jalan Suryo, dan Jalan Kemang Raya. Aturan ini diterapkan untuk mengatur mobilitas warga di malam hari. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Menko Luhut: Sebagian Besar Jawa-Bali Masuk PPKM Level 3

Pemerintah memberlakukan kebijakan PPKM Level 3 di sebagian besar wilayah Jawa-Bali. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan lewat konferensi pers secara virtual. “Aglomerasi Bodetabek, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Bandung Raya akan ke level 3. Ini terkait bukan tingginya kasus, tetapi karena juga rendahnya tracing,” kata Menko Luhut Binsar Pandjaitan. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Pemkot Depok Izinkan Anak Kembali Bersekolah Daring

Bertambahnya klaster penyebaran Covid-19 di sekolah, membuat Pemerintah Kota Depok akhirnya mengizinkan orang tua untuk mengajukan keberatan, jika ingin anaknya belajar di rumah. Namun sebagian orang tua justru menginginkan anaknya untuk sekolah tatap muka, karena dinilai lebih efektif dalam menerima pelajaran.

Wah, Ada 60 Mikrotrans Baru yang Bikin Nyaman

Buat kamu warga Jakarta atau yang beraktivitas di Ibu Kota, ada kabar baik untuk sahabat. Sekarang kamu bisa menikmati layanan mikrotrans yang sudah dilengkapi fasilitas modern. Menurut PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), sudah ada 60 unit kendaraan yang akan buat kamu merasa nyaman dan aman. Penasaran seperti apa fasilitas di dalamnya? Yuk, langsung lihat videonya! Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Bima Arya : Hentikan PTM Kota Bogor Sementara Waktu

Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) sementara waktu, mulai Rabu, 2 Februari 2022. Penghentian PTM sementara dilakukan usai 45 siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid-19. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Kasus Vaksin Kosong di Medan, Dokter ‘G’ Jadi Tersangka

Kasus dokter yang menyuntikkan vaksin kosong ke siswa SD di Medan, Sumatra Utara, berlanjut ke ranah hukum. Polisi telah menetapkan seorang dokter berinisal ‘G’ sebagai tersangka. Selain itu, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kandungan vaksin dalam tubuh siswa tersebut.

Konser Musik di Taman Anggur Kukulu Subang Langgar Prokes

Acara konser musik yang di gelar di objek wisata Taman Anggur Kukulu, Subang, Jawa Barat, viral di media sosial. Pasalnya, konser musik yang mengundang kerumunan ribuan massa tersebut, digelar saat kasus Covid-19 sedang meningkat. Satgas COVlD-19 dan Pemkab Subang pun telah memberikan sanksi berupa penutupan tempat wisata tersebut selama 3 hari.

Siswa SD di Deli Serdang Meninggal Usai Divaksin

Seorang siswa SD berinisal R di Deli Serdang, Sumatra Utara, meninggal dunia setelah mengikuti vaksinasi di sekolahnya. Menurut ibu korban, anaknya sempat alami kejang-kejang sebelum meninggal dunia. Menanggapi peristiwa itu, Dinas Kesehatan Deli Serdang memastikan bahwa penyebab kematian korban bukan karena vaksin, melainkan dari hasil tes kesehatan diketahui korban meninggal karena penyakit tetanus.

error: Content is protected !!