Kasus kejahatan yang berakhir dengan pembunuhan satu keluarga, biasanya didasari oleh masalah hubungan emosional. Banyak faktor yang dapat memicu seseorang untuk berbuat keji, mulai dari sakit hati, dendam, hingga amarah yang tak bisa diredam. Kriminolog Lucky Nurhadyanto menganggap, kasus ini masuk ke dalam konteks Spousal Relation, atau kasus yang dilatarbelakangi hubungan emosional. Lucky juga menambahkan dalam konteks pembunuhan keluarga, umumnya dilandasi dari rendahnya ikatan sosial, dan hilangnya rasa kepercayaan.