Baru resmi terbentuk Juli 2019, tapi grup tari The Dream Stars yang meng-cover Korean pop atau K-pop, sudah mendulang prestasi. Tahun 2020, grup yang beranggotakan 9 gadis asal Jakarta ini menjadi juara Indonesian Idol Kpop Dance Cover Competition. Namun sebelum resmi membentuk grup, Caitlyn, Jovelyn, Qiana dan rekan-rekannya, sebenarnya sudah menjadi penari latar artis muda Clarice Cutie di tahun 2018. Mereka pun berkolaborasi dengan Invasion DC, I’Generation, FDcover dan Expecto, dalam K-pop Dance Cover Rewind Project.
Tag Archives: Mainan Anak
Mohammad Fauzy, Lestarikan Permainan Tradisional
Mengajak anak-anak bermain permainan tradisional, telah menjadi keseharian Mohammad Fauzy. Fauzy memang ingin agar anak-anak Indonesia tetap mengenal dan melestarikan permainan yang kaya akan nilai filosofis ini. Karena itulah, bersama beberapa temannya, Fauzy mendirikan Komunitas Teman Main di tahun 2015. Mengusung tema pentingnya “bermain bersama”, Fauzy mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengajak anak-anak bermain permainan tradisional. Tak sia-sia, kini Komunitas Teman Main sudah beranggotakan ratusan orang dan telah mengajak banyak anak untuk bermain bersama. Salah satunya dalam kegiatan Asean Autism Games 2018.
Neni Dewi Andriyani, Manfaatkan Goni Bekas untuk Membuat Boneka
Boneka ayam, kelinci, dan kura-kura hanyalah beberapa contoh hasil dari kelincahan tangan Neni Dewi Andriyani. Ia memanfaatkan goni bekas untuk membuat boneka-boneka yang lucu ini. Boneka goni miliknya menjadi salah satu oleh-oleh yang diburu para wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta lho. Membuat beragam kerajinan memang bukan hal baru bagi Neni. Sejak tahun 1998, ia sudah berkecimpung dalam pembuatan kerajinan, termasuk yang berbahan karung goni. Ternyata tak ada yang sia-sia, ketekunan Neni mengolah karung goni kini akhirnya membuahkan hasil.
Dyan Rachmatullah, Jatuh Cinta dengan Permainan ‘Board Games’
Dyan Rachmatullah tergila-gila dengan board games sejak tahun 2015. Koleksinya bahkan sudah mencapai sekitar 200 permainan. Baginya board games kaya akan manfaat, baik pengetahuan, afeksi, maupun psikomotorik. Bukan cuma itu, tahun 2019 Dyan juga menciptakan permainan papan dengan nama Kata Emak. Permainannya sudah laku hingga 2000 unit, lho…
Salsa and Family, Drama Keluarga Dalam Youtube
Salsa and Family adalah Youtuber drama keluarga yang sudah punya 3 juta penggemar. Terdiri dari Aisya Ratu Salsabila alias Salsa (6 tahun), Ali Nur Falaah alias Ali (4 tahun) dan sang bunda, Vivi. Awalnya sih akun Youtubenya berisi konten sang Bunda mereview mainan anak tahun 2017. Karena sudah berkeluarga dan punya anak, jadi kontennya diisi dengan cerita-cerita bersama keluarga dan sahabat.
Merdunya Suara Quinn Salman yang Gemar Bernyanyi
Michael Tjandra Luar Biasa kedatangan Youtuber Quinn Salman nih, yang akan menyanyi untuk sahabat semua. Pokoknya meriah deh. Quinn yang baru berusia 11 tahun ini mulai mengunggah video pertamanya di YouTube pada 2016. Mulanya sih berupa aktivitas keseharian bersama keluarga dan sahabat. Berhubung ia hobi bermusik, jadi mulai ada konten menyanyi dan bermain alat musik. Sampai akhirnya, Quinn merilis 6 lagu dengan 1 mini album berjudul ‘Hari Yang Terindah’. Bahkan single barunya, berjudul ‘Realy-Realy,’ adalah ciptaan Quinn sendiri lho, sahabat. Wow.. keren ya!
Ziyan Mochamad Azhari, Memikat Sahabat Dengan Review Mainan
Perhatian-perhatian.. bakal ada yang spesial nih di Michael Tjandra Luar Biasa. Ada Ziyan Mochamad Azhari alias Ziyan yang jago review mainan. Saking kerennya nih sahabat, pemilik channel YouTube Superduper Ziyan ini juga dipilih salah satu perusahaan belanja online di Indonesia, untuk review produk-produk mainannya lho.. Bukan cuma itu, anak kelahiran Sumedang, tahun 2010 ini juga terpilih dalam nominasi Video Content Creator Awards 2021, untuk Kategori Content Creator anak terfavorit. Wow hebat ya!
Denis dan Gendis, Duo Youtuber Kakak – Adik
Duo Youtuber kakak-adik, Denis dan Gendis dikenal pandai memasak dan mereview mainan masak-masakan. Lewat keahliannya itu juga, akun Youtubenya punya 200 ribu lebih penggemar. Bahkan salah satu kontennya sudah ditonton 15 juta orang lho. Denis (11 tahun) dan Gendis (7 tahun) membuat konten ini karena jarang ada anak-anak yang tertarik dengan dunia kuliner.