Maria Gabriella Isabella, Melestarikan Tenun Ikat dengan Gaya Kekinian

Usianya baru 26 tahun, tapi karyanya di dunia busana berbasis wastra khususnya tenun asal Nusa Tenggara Timur sudah layak diacungi jempol. Bahkan, busana produksi Maria Gabriella Isabella sudah ditampilkan di beberapa ajang fashion, seperti Jakarta Fashion Week 2015 dan Indonesia Fashion Week 2016 dan 2018.

Bathara Saverigadi, Membawa Tari Tradisional ke Berbagai Negara

Di usia muda, Bathara sudah menjadi koreografer dan sutradara di sanggar tari Swargaloka. Di usia belum genap 17 tahun, Bathara menyandang gelar koreografer seni tari tradisional kelas dunia termuda dari MURI. Hingga saat ini, Bathara terus berkarya dan konsisten melestarikan seni tari tradisional.

Rona Mentari, Kenalkan Dongeng Cerita Rakyat Hingga ke Mancanegara

Menyukai dongeng sejak kecil membuat Rona Mentari mendirikan rumah dongeng mentari di Yogyakarta. Rona juga menginisiasi dongeng.tv, akun Youtube yang berisi dongeng untuk anak-anak. Rona pun mengangkat cerita-cerita rakyat Indonesia lengkap dengan gaya busana tradisional. Rona sempat tampil mendongeng di Sydney international storytelling festival tahun 2014. Kepopuleran lantas membuat Rona mendapatkan beasiswa short course di international school of storytelling dari Emerson College Inggris di tahun 2018. Setelah itu ia kerap tampil di beragam panggung mancanegara. Keren ya, sahabat!

Saung Angklung Udjo, Menggaungkan Angklung ke Pentas Dunia

Saung Angklung Udjo telah berhasil melestarikan angklung sebagai salah satu musik khas asal Indonesia. Saung Angklung Udjo merupakan pusat kesenian di Jawa Barat dan sudah menjadi destinasi wisata favorit. Hingga kini, saung rintisan kedua orang tua dari Taufik Hidayat Udjo ini tetap ramai didatangi wisatawan. Berdiri sejak 1966, Saung Angklung Udjo tak henti berprestasi dan meraih beragam penghargaan internasional, salah satunya Guiness Book of Record (2001) dengan jumlah pemain alat musik angklung terbanyak, mencapai 5.102 orang.

error: Content is protected !!