Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Ramai Diburu

Jelang tahun ajaran baru sekolah, para orang tua siswa disibukkan dengan berbagai perlengkapan sekolah, salah satunya seragam. Hal itu membuat toko seragam sekolah ramai diserbu pembeli. Bahkan, melonjaknya permintaan seragam, membuat produsen harus menambah pekerja untuk memenuhi kebutuhan produksi.

Sistem PPDB di Bogor Bermasalah, Ratusan Siswa Dicoret

Sejumlah orang tua murid di Bogor, Jawa Barat, protes lantaran anaknya tidak diterima di sekolah yang dekat dengan rumahnya. Banyaknya calon siswa yang memalsukan data tempat tinggal, diduga menjadi pemicunya. Sebanyak 155 calon siswa dicoret dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bogor, karena kedapatan memalsukan data kependudukan.

Sistem PPDB Bogor Terindikasi Banyak Kecurangan

Sistem Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), di Kota Bogor tengah mendapat sorotan, terkait adanya dugaan kecurangan. Ketua Dewan Pendidikan (Wandik) Kota Bogor, Deddy Karyadi, tak membantah adanya indikasi kecurangan dalam sistem PPDB. Wali Kota Bogor, Bima Arya, juga langsung memerintahkan jajarannya, untuk menelusuri adanya indikasi kecurangan PPDB.

Pusingnya Orang Tua Berburu Sekolah Anak

Pendaftaran siswa baru sudah dimulai sejak pekan lalu. Namun, orang tua murid ternyata masih banyak yang bingung, dengan sistem pendaftaran secara online. Akibatnya, para orang tua ramai-ramai menyerbu posko pengaduan di sekolah.

Buntut Kasus Dungaan Pungli Guru Muda, Kepala BKPSDM Dinonaktifkan

Husein Ali Rafsanjani, guru muda yang diancam akibat curhat soal pungli, akhirnya bertemu Bupati Pangandaran. Ia pun diminta mengajar kembali, meski sempat mengundurkan diri. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani, dinonaktifkan sementara, usai viralnya kasus tersebut.

Guru di Pangandaran Curhat Pungli, Malah Dapat Intimidasi

Gara-gara curhat soal pungli, seorang guru di Pangandaran, Jawa Barat, justru menerima intimidasi hingga harus mengundurkan diri. Kasus tersebut bahkan mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

ASN Disdikbud NTT Kini Masuk Kantor 05.30 WITA

Usai kebijakan jam masuk sekolah pukul 05.30 WITA diterapkan di Kupang, NTT, kini giliran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga diharuskan masuk lebih pagi. ASN Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kupang, bahkan menerapkan jam masuk yang sama dengan para siswa sekolah.

Kerjasama Pendidikan Lintas Agama Adopsi Konsep Unesco

Dalam rangka memfasilitasi kerja sama pendidikan, Kupuku Indonesia, Lembaga Pendidikan NU Ma’arif Banyuwangi, dan Yayasan Karmel Keuskupan malang, menandatangani nota kesepahaman pedoman kerja bersama. Program kolaborasi bertajuk ‘Reimagining Our Futures Together : A New Social Contract Education’ itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, sesuai dengan konsep ideal yang diusung UNESCO. Selain itu, Kolaborasi ini juga memanfaatkan konsep Merdeka Belajar, untuk melakukan transformasi Proses Pembelajaran yang melibatkan jenjang pendidikan dari TK, hingga SMA.

Gubernur NTT Instruksikan SMA dan SMK Masuk Jam 5 Pagi

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, menginstruksikan pihak Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kota Kupang, untuk memulai jam pelajaran pada pukul 05.00 WITA. Hal itu bertujuan untuk membangun etos kerja para siswa dan meningkatkan mutu pendidikan di NTT.

Polemik SDN 1 Pocin Depok, Ridwan Kamil Tunda Dana Pembangunan Masjid Raya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi polemik relokasi SDN Pondok Cina (Pocin) 1 Kota Depok. Pihaknya telah mengentikan sementara pemberian dana pembangunan masjid, hingga waktu yang tidak ditentukan. Pria yang akrab disapa kang emil itu juga meminta untuk mengedepankan musyawarah dan mencari win-win solution terkait polemik ini.

error: Content is protected !!