Video Terkini
Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Turun Lantai Saat Lempar Jumrah
MAKKAH, Lensa Indonesia RTV – Jemaah Haji Indonesia saat melempar jumrah pada 10 Dzulhijjah dan hari Tasyrik, diimbau untuk tidak pindah jalur dari lantai tiga ke lantai yang lain, khususnya bagi jemaah yang mabit atau menginap di tenda Mina.
Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina (Satop Armuzna) dan Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid Usman, mengatakan, bagi jemaah haji yang tinggal di tenda Mina, pelaksanaan jamarat diprioritaskan di lantai tiga. Start awalnya dari Terowongan Muaisim menuju jamarat melewati dua terowongan Mina.
“Kami mengimbau setelah selesai melontar jumrah, jangan turun ke lantai bawah. Tanyakan kepada petugas di lokasi arah kembali ke tenda, karena jalurnya akan berputar keluar dan langsung masuk kembali ke Terowongan Muaisim,” kata Harun usai mengecek jalur pergerakan jemaah Mina menuju Jamarat.
Harun menambahkan, petugas yang berjaga harus menanyakan kepada jemaah, apakah tinggal di tenda Mina atau kembali ke hotel bagi yang ikut skema tanazul. Jika jemaah kembali ke tenda, maka arahnya akan berputar terus melalui pintu yang keluar, langsung masuk terowongan lagi.
Pada saat lempar jumrah di Mina, tenda jemaah haji Indonesia, akan menempati wilayah Zona 3 dan Zona 5, yang lokasinya berada di dekat terowongan Muaisim.
MCH Arab Saudi, Dian Palupi, RTV.
