Ada saja cara unik yang dilakukan jemaah haji Indonesia menjelang kepulangan ke Tanah Air. Salah satunya Mariana, jemaah asal Sulawesi, yang memilih mengenakan pakaian berlapis-lapis agar seluruh barang bawaan dan oleh-oleh untuk keluarga bisa ikut terbawa pulang. Tak hanya Mariana, sejumlah jemaah lainnya juga tampak sibuk menata ulang isi koper, bahkan rela membongkar barang bawaan dan mengenakan beberapa lapis pakaian demi mengurangi berat bagasi. Kreatif ya, Sahabat RTV! #jemaahhaji #haji2026 #infohaji
Author Archives: Admin News RTV
62 Persen Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air
Hingga Sabtu, 20 Juni 2026, sebanyak 267 kelompok terbang atau kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Jumlah tersebut terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066 petugas, sehingga total yang dipulangkan melalui Jeddah mencapai 104.753 orang. Sementara itu, melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, telah diberangkatkan 70 kloter yang membawa 26.898 jemaah dan 281 petugas, dengan jumlah keseluruhan 27.179 orang. Secara kumulatif, sebanyak 329 kloter telah tiba di Indonesia, terdiri atas 127.709 jemaah dan 1.316 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 129.025 orang. Pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 226 kloter yang terdiri atas 86.592 jemaah dan 904 petugas telah diberangkatkan, dengan total 87.496 orang. Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, petugas kloter, tenaga kesehatan, petugas sektor, serta seluruh unsur pendukung yang terus bekerja memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar. Penghargaan juga disampaikan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan seluruh otoritas terkait atas dukungan serta kerja sama selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah mengajak jemaah haji menjadikan kepulangan dari Tanah Suci sebagai awal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat. “Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Maria di Makkah, Sabtu 20 Juni 2026. Menurut Maria, kepatuhan dan kedisiplinan jemaah selama proses pemulangan turut menentukan kelancaran pelayanan. Kemenhaj mengapresiasi jemaah yang telah mematuhi ketentuan penerbangan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin. MCH 2026, Dian Palupi, RTV.
Wisata Ikonik Kereta Gantung di Taif
Sahabat RTV, jika berkunjung ke Arab Saudi, jangan hanya mengenal Makkah dan Madinah. Ada satu kota yang menawarkan pengalaman berbeda, yakni Taif. Kota yang berada di kawasan pegunungan ini menyuguhkan udara sejuk, pemandangan alam yang indah, serta jejak sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Berada di ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut, Taif memiliki iklim yang jauh lebih sejuk dibandingkan kota-kota lain di Arab Saudi. Dari kawasan pegunungan, pengunjung dapat menikmati pemandangan lembah curam dan jalan raya berkelok yang membelah perbukitan Hijaz. Menikmati Kereta Gantung Terpanjang di Timur Tengah Salah satu daya tarik wisata yang paling populer di Taif adalah kereta gantung Al Hada. Berlokasi di kawasan pegunungan Al Hada, wahana ini menjadi salah satu rute kereta gantung terpanjang di Timur Tengah dengan panjang lintasan mencapai 4,2 kilometer. Kereta gantung tersebut mampu menampung enam hingga delapan orang dalam setiap kabinnya. Dengan tiket seharga sekitar 55 riyal atau setara Rp263 ribu per orang, wisatawan dapat menikmati perjalanan yang menegangkan sekaligus memanjakan mata. Selama 30 hingga 40 menit perjalanan, pengunjung akan melintasi jurang-jurang curam, pegunungan berbatu, dan panorama alam yang jarang ditemui di wilayah Arab Saudi. Sensasi meluncur di atas lembah dari ketinggian menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi banyak wisatawan. Kota Sejarah Perjuangan Rasulullah Sahabat RTV, selain menawarkan wisata alam yang memukau, Taif juga memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi umat Islam. Kota ini menjadi salah satu saksi perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Setelah menghadapi tekanan dan penolakan di Makkah, Rasulullah pernah datang ke Taif dengan harapan mendapatkan dukungan dari penduduk setempat. Namun, dakwah yang beliau sampaikan justru mendapat penolakan keras. Rasulullah SAW bahkan mengalami perlakuan tidak menyenangkan dan dilempari batu hingga mengalami luka. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kisah yang paling dikenal dalam sejarah Islam karena menunjukkan besarnya perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam di tengah berbagai tantangan. Destinasi Favorit Jemaah Haji dan Umrah Saat ini, Taif menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi jemaah haji dan umrah yang ingin menikmati suasana berbeda dari hiruk-pikuk kota suci. Selain wisata alam, pengunjung juga dapat mengunjungi berbagai situs sejarah Islam yang tersebar di kota ini. Udara yang sejuk, pemandangan pegunungan yang menawan, serta nilai sejarah yang mendalam menjadikan Taif sebagai destinasi yang layak dikunjungi saat berada di Arab Saudi. Jadi sahabat RTV, jika sedang menunaikan ibadah haji atau umrah dan memiliki kesempatan berwisata, Kota Taif bisa menjadi pilihan menarik untuk menambah pengalaman sekaligus memperkaya pengetahuan tentang sejarah Islam.
Lebih dari 121 Ribu Jemaah Haji Tiba di Indonesia
Hingga Jumat 19 Juni 2026, sudah 121.301 jemaah haji tiba kembali di tanah air. Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan bahwa fase kepulangan bukan sekadar perjalanan kembali dari Arab Saudi menuju Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membawa pulang nilai-nilai haji ke tengah kehidupan bermasyarakat. “Haji bukan hanya tentang perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji terus hidup setelah jemaah kembali ke rumah. Kepulangan ini adalah awal dari pengabdian baru di tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Ichsan Marsha. Ichsan menambahkan, hingga hari ke-60 operasional haji atau hari ke-18 masa pemulangan, sebanyak 309 kloter telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia, terdiri atas 120.065 jemaah dan 1.236 petugas. Sementara itu, dari Arab Saudi, sebanyak 267 kloter gelombang pertama telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 104.753 jemaah dan petugas. Adapun dari Bandara Madinah, sebanyak 52 kloter gelombang kedua telah diterbangkan ke Indonesia dengan jumlah 20.316 jemaah dan petugas. Di sisi lain, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 208 kloter dengan total 80.574 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Madinah sebagai bagian dari proses pemulangan gelombang kedua. Ichsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang masih bertugas mendampingi jemaah hingga akhir operasional haji. Sementara itu, hingga hari ini, jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas. Kemenhaj terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat serta memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh. MCH 2026, Dian Palupi, RTV.
55% Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air
Sahabat RTV, memasuki hari ke-17 fase pemulangan jemaah haji Indonesia, lebih dari separuh jemaah dan petugas haji telah kembali ke Tanah Air. Proses pemulangan yang berlangsung sejak pertengahan Juni ini berjalan lancar dan terus dipantau oleh pemerintah hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah, sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji atau sekitar 55 persen dari total jemaah haji Indonesia telah tiba di Indonesia hingga saat ini. Lebih dari 300 Kloter Sudah Dipulangkan Sahabat RTV, hingga kini sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz. Sementara itu, 33 kloter lainnya telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz. Dengan demikian, total lebih dari 300 kloter jemaah dan petugas haji Indonesia telah menyelesaikan perjalanan pulang ke Tanah Air. Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa proses kepulangan jemaah sejauh ini berlangsung dengan tertib dan terkendali. Menurutnya, pemerintah terus memantau seluruh tahapan pemulangan untuk memastikan jemaah dapat kembali ke Indonesia dengan aman dan lancar. Hari Ini 8.132 Jemaah Dipulangkan dari Madinah Pada hari ini, sebanyak 21 kloter dijadwalkan diberangkatkan dari Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia. Total jemaah dan petugas yang akan diterbangkan mencapai 8.132 orang. Seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz yang saat ini menjadi pusat pemulangan jemaah gelombang kedua. Sahabat RTV, para jemaah gelombang kedua sebelumnya telah menyelesaikan rangkaian ibadah dan ziarah selama sekitar delapan hari di Madinah sebelum akhirnya kembali ke Indonesia. Pergerakan Jemaah dari Makkah ke Madinah Masih Berlangsung Selain proses pemulangan ke Indonesia, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga masih berlangsung sebagai bagian dari tahapan pemulangan jemaah haji gelombang kedua. Data terbaru menunjukkan sebanyak 192 kloter atau 74.441 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah. Setelah menjalani masa tinggal dan beribadah di Kota Nabi, para jemaah akan dipulangkan secara bertahap ke Indonesia. Pemerintah memastikan seluruh proses perpindahan antar kota maupun pemulangan ke Tanah Air terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemulangan Terakhir Dijadwalkan 30 Juni Sahabat RTV, operasional haji Indonesia tahun 2026 masih akan berlangsung hingga akhir Juni. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pemulangan terakhir jemaah haji Indonesia dari Madinah direncanakan berlangsung pada 30 Juni 2026. Pemerintah berharap seluruh proses pemulangan dapat berjalan lancar hingga hari terakhir, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
17 Jemaah Haji Jombang Terima Bantuan dari UEA
JOMBANG, Lensa Indonesia RTV – Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga tiba di daerah masing-masing. Dalam penyambutan jemaah haji di Pendopo Kabupaten Jombang, sebanyak 17 jemaah haji asal Kabupaten Jombang menerima bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA). Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui yayasan yang disalurkan secara resmi oleh Kemenhaj RI kepada jemaah haji Indonesia. Secara nasional, bantuan senilai USD 190.000 atau sekitar Rp3,3 miliar diberikan kepada 160 jemaah haji Indonesia yang dinilai membutuhkan. Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan melalui proses penilaian agar tepat sasaran. Irfan mengatakan, penerima bantuan merupakan jemaah yang secara ekonomi membutuhkan dukungan. “Mereka yang beruntung adalah jemaah haji yang membutuhkan. Dari Jombang, tadi saya lihat ada pedagang kerupuk, pedagang asongan, pedagang es di pinggir jalan,” ujar Menhaj Kedatangan jemaah haji dari Kloter 62 dan 63 disambut langsung oleh Menhaj bersama Bupati Jombang Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang. Dalam kesempatan tersebut, Menhaj juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. MCH 2026, Dian Palupi, RTV
Wisata Sejarah di Kota Mawar Taif
Sahabat RTV, saat berada di Tanah Suci, apalagi setelah melaksanakan berbagai rangkaian ibadah wajib maupun sunah, rasanya kurang lengkap jika tidak berkunjung ke Kota Taif. Selain menawarkan panorama alam yang sejuk dan indah, kota ini juga memiliki sejumlah destinasi wisata religi yang menjadi tujuan para jemaah haji dan umrah dari berbagai negara. Salah satu yang paling terkenal adalah Masjid Abdullah bin Abbas. Masjid ini dibangun untuk mengenang Abdullah bin Abbas, sepupu sekaligus sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai salah satu ulama terbesar dalam sejarah Islam. Berjarak sekitar 129 kilometer dari Kota Makkah, masjid yang dibangun pada tahun 592 Hijriah ini mampu menampung sekitar 3.000 jemaah. Tak heran jika masjid ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi jemaah haji maupun umrah yang berkunjung ke Taif. Menurut para pembimbing ibadah, Taif memiliki nilai sejarah yang sangat penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Kota ini dikenal sebagai tempat yang pernah didatangi Rasulullah ketika menghadapi tekanan dan embargo dari kaum Quraisy di Makkah. Saat itu, Rasulullah berharap mendapatkan dukungan dari penduduk Taif. Namun, kedatangan beliau justru mendapat penolakan dan perlakuan yang tidak menyenangkan. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kisah penting yang menggambarkan besarnya perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam. Sahabat RTV, keistimewaan Masjid Abdullah bin Abbas tidak hanya terletak pada nilai sejarah dan arsitekturnya. Di kompleks masjid ini juga terdapat makam Abdullah bin Abbas yang dikenal dengan gelar Habrul Ummah atau “lautan ilmu umat”. Gelar tersebut diberikan karena keluasan ilmu dan kontribusinya yang besar dalam perkembangan ilmu tafsir dan hadis. Karena itu, banyak jemaah yang datang tidak hanya untuk beribadah dan menikmati suasana kota Taif, tetapi juga untuk berziarah dan mengenang salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam. Dengan perpaduan antara wisata religi, sejarah Islam, dan keindahan alam pegunungan yang sejuk, Kota Taif menjadi salah satu destinasi yang sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke Arab Saudi.
Terima 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah, 19 Kasus Berhasil Dimediasi Kemenhaj
MAKKAH, Lensa Indonesia RTV – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat telah menerima 72 aduan terkait Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) bermasalah sejak lembaga tersebut resmi berdiri pada September 2025. Di balik angka tersebut, tersimpan berbagai keluhan jemaah yang merasa dirugikan hingga diduga menjadi korban penipuan oleh sejumlah travel umrah. Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, menegaskan pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Kemenhaj terus melakukan pendampingan dan upaya penyelesaian bagi para jemaah yang terdampak. “Dari 72 aduan travel umrah yang masuk, sebanyak 19 kasus telah berhasil kami selesaikan melalui proses mediasi,” ujar Harun. Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi langkah utama yang ditempuh Kemenhaj. Alih-alih langsung menempuh jalur konfrontatif, pemerintah berupaya mempertemukan jemaah dan pihak travel untuk mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak. Harun menjelaskan, mediasi dilakukan setelah Kemenhaj menilai pihak travel masih memiliki kemampuan dan iktikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya kepada jemaah. “Kalau kami melihat mereka masih sanggup dan memiliki niat baik, maka kami memberikan kesempatan untuk menyiapkan sekaligus menjalankan proses mediasi,” katanya. Dari 19 kasus yang berhasil dimediasi, sejumlah proses pengembalian dana kepada jemaah mulai berjalan. Salah satunya terkait kasus Travel Hanania yang sempat menjadi sorotan. Dalam penanganan kasus Travel Hanania, Kemenhaj tidak hanya berperan sebagai mediator. Pada 14 April 2026, Kemenhaj hadir langsung menyaksikan sekaligus menandatangani kesepakatan mediasi antara pihak travel dan para jemaah. “Kehadiran kami bukan sekadar seremoni. Kami ingin kesepakatan tersebut memiliki kekuatan moral yang lebih besar dibandingkan jika hanya melibatkan travel dan jemaah,” tegas Harun. Namun dalam perkembangannya, Travel Hanania disebut tidak menjalankan hasil kesepakatan yang telah dibuat bersama para jemaah. “Bahkan penyelesaian dugaan penipuan tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwajib,” ucap Harun. Saat menerima audiensi para jemaah korban Travel Hanania pada Kamis 18 Juni 2026, Harun kembali menegaskan komitmen Kemenhaj untuk terus mengawal penyelesaian kasus tersebut. Selain menangani berbagai pengaduan yang masuk, Kemenhaj juga tengah merancang sistem tata kelola umrah yang lebih komprehensif. Sistem tersebut diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan umrah yang aman, tertib, nyaman, serta sesuai dengan prinsip syariah. Kemenhaj juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban travel umrah bermasalah agar tidak ragu untuk melapor. MCH 2026, Dian Palupi, RTV.
55 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Tanah Air
MADINAH, Lensa Indonesia RTV – Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal proses kepulangan jemaah haji Indonesia. Hingga hari ke-59 operasional haji dan hari ke-17 masa pemulangan, sebanyak 114.236 jemaah dan petugas atau sekitar 55 persen dari total jemaah haji Indonesia telah tiba di tanah air. “Alhamdulillah hingga hari ini, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dan 33 kloter melalui Bandara Madinah. Sementara itu, total yang telah tiba di Indonesia mencapai 114.236 jemaah dan petugas,” ujar Maria Assegaff di Madinah Selain itu, sebanyak 192 kloter atau 74.441 jemaah dan petugas telah bergerak dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari proses pemulangan gelombang kedua. Maria juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Apresiasi khusus juga diberikan kepada jemaah haji Indonesia yang terus menunjukkan sikap disiplin dan patuh terhadap aturan selama proses pemulangan. MCH 2026, Dian Palupi, RTV.
Presiden Prabowo Panggil Menteri Pertanian Bahas Kesiapan Pemerintah Hadapi El Nino
JAKARTA, Lensa Indonesia RTV – Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi dampak El Nino yang diperkirakan akan terjadi di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6/2026) siang. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertanian melaporkan sejumlah isu strategis di sektor pertanian, mulai dari upaya mitigasi menghadapi El Nino, kondisi ketahanan pangan nasional, hingga percepatan program hilirisasi perkebunan. Menurut Andi Amran Sulaiman, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko kekeringan akibat El Nino. Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, serta program cetak sawah. Ia menjelaskan bahwa optimalisasi lahan rawa yang sebelumnya hanya dapat dipanen satu kali dalam setahun kini ditingkatkan sehingga mampu menghasilkan dua hingga tiga kali panen. Sementara itu, program cetak sawah juga terus dilanjutkan untuk menjaga dan meningkatkan produksi pangan nasional. Pemerintah berharap berbagai langkah tersebut mampu menjaga stabilitas produksi pangan sehingga dampak El Nino terhadap sektor pertanian dapat ditekan semaksimal mungkin. Selain membahas mitigasi El Nino, Menteri Pertanian juga melaporkan perkembangan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit serta percepatan program hilirisasi dan pengembangan perkebunan rakyat. Program hilirisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan dalam negeri sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Pemerintah juga terus mendorong penguatan sektor perkebunan rakyat agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional. Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga meskipun menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem akibat El Nino. (Laporan Olivia Ferari dan Budi Utomo)
