Unjuk rasa mahasiswa menentang kenaikan harga BBM di Bengkulu dan Gorontalo berlangsung ricuh. Polisi pun menangkap sejumlah mahasiswa yang diduga sebagai provokator.
Sementara itu, demonstrasi juga digelar oleh sejumlah aliansi dan serikat buruh di depan gedung DPR/MPR Jakarta. Selain tolak kenaikan harga BBM, para buruh juga menolak Undang-Undang Cipta Kerja, dan memintak kenaikan upah sebesar 10-13%.



