Gudang Mebel di Sampali Deli Serdang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Gudang mebel di Kawasan Jalan Masjid Ulayat, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatra Utara, terbakar hebat pada Senin (12/9) malam. Banyaknya bahan material yang mudah terbakar, membuat api cepat membesar dan melahap seluruh isi bangunan. Proses pemadaman melibatkan 11 unit mobil damkar.

Aang Hudaya, Manfaatkan Plastik Bekas dengan ‘Ecobrick’

Sebagian masyarakat menganggap botol plastik bekas sebagai sampah. Namun Aang Hudaya menjadikan ecobrick sebagai solusi sederhana untuk mengatasi masalah sampah plastik. Sebagai penggagas komunitas ecobrick Bogor, ia kerap memberikan pelatihan untuk membangun budaya minim sampah. Pembuatan ecobrick dimulai dengan mengisi botol plastik dengan berbagai jenis plastik bekas yang bersih dan kering, ecobrick dibuat dengan kepadatan tertentu yang dapat berfungsi sebagai blok bangunan sehingga dapat digunakan kembali. Ecobrick dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku membuat konstruksi serta furnitur.

Istiningsih dan Suprapminingsih, Ubah Sampah Botol Plastik Menjadi Kerajinan Cantik

Sejak aktif mengelola bank sampah Migunani Asri Madani di kawasan Cisauk Tangerang Banten pada 2017, Istiningsih dan Suprapminingsih terinspirasi untuk berkreasi dengan botol-botol bekas. Mereka mengubah sampah botol plastik menjadi kerajinan cantik. Mengusung motto “ubah sampah jadi rupiah”, keduanya sukses mengubah botol plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Belajar ‘Sains’ Lewat Botol Bersama Yudi Febrianto

Karena cinta pada dunia sains dan anak-anak, Yudi Febrianto mendirikan Sains Academy di tahun 2010. Dari situlah ia berkreasi menciptakan beragam mainan sains hanya menggunakan bahan sederhana seperti botol plastik. Tujuannya agar anak-anak bisa mendapat pengetahuan lebih mengenai sains sejak usia dini. Pria yang akrab di sapa kak Yudi ini sebelumnya aktif berprofesi sebagai guru dan sampai sekarang ia masih mengajar home-schooling.

Reynaldo Nishfu, Si Jago ‘Juggling’ Botol dan Meracik Minuman

Reynaldo Nishfu mengenal aksi juggling botol pertama kali pada 2012 ketika ia mengenyam pendidikan di SMK Sahid. Saat lanjut kuliah di kampus pariwisata Akpindo, Reynaldo makin menekuni aksi juggling botol. Selain berprofesi sebagai bartender, kecintaannya dengan aksi juggling botol mengantarkannya ikut berbagai ajang kompetisi dan meraih kemenangan. Seperti juara 1 Bali Moon Flair and Cocktail Bangka Belitung 2019, juara 3 Alegro Bartender Challenge dan ikut serta dalam ajang Participating Bar Chef Flair and Cocktail Asia Final 2018 di Filipina.

error: Content is protected !!