Dance Cover Kpop sudah menjadi bagian dari para fans Kpop. Tidak hanya mengagumi idola mereka, tapi juga melakukan penampilan layaknya sang idola. Lewat Komunitas Peonpeonhan DC yang dibentuk tahun 2014. Para fans Kpop bisa menyalurkan bakat serta kegemaran terhadap idolanya. Nama Peonpeonhan sendiri berasal dari bahasa korea yang berarti percaya diri.
Tag Archives: Ikuti Irama
Dokter Yuni Astria, Konten Kreator Kesehatan Anak di Media Sosial
Sebagai seorang dokter spesialis anak, dokter Yuni Astria tidak hanya mengobati pasien namun juga aktif mengunggah konten seputar kesehatan anak di media sosial miliknya. Perempuan kelahiran tahun 1989 ini adalah salah satu founder instagram @edukasi.jenaka yang isinya menyajikan tips kesehatan anak. Dokter yang berpraktik di salah satu rumah sakit swasta di Bekasi Jawa Barat ini adalah alumni spesialis kesehatan anak dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan pernah meraih The Best National Board Certified Pediatrician pada Juni 2020.
Chef Nanda Hamdalah Kasih Resep Makanan Sehat Untuk Anak
Mau masak makanan sehat buat anak? Serahkan ke Nanda Hamdalah atau biasa disapa Chef Nanda. Ia bahkan membuat sendiri bahan gluten free yang ramah di kantong, lho sahabat. Bahan ini cocok untuk anak berkebutuhan khusus, seperti autis. Chef Nanda juga aktif berbagi resep masakan untuk anak-anak berkebutuhan khusus di rumah autis Jatiasih Bekasi, Jawa Barat.
Jolin Vanessa, Dance Cover Girl Band Korea Red Velvet
Meski masih belia, Jolin Vanessa aktif mengikuti berbagai kegiatan untuk mengasah bakat lho. Gadis cilik usia delapan tahun ini memang gemar menari dan bergaya ala model. Karena itulah Jolin rajin ikut di berbagai ajang perlombaan seperti Model Hunt Amara 2021 dan finalis Donita 2022. Jolin juga pernah ikut dance cover untuk girl band korea Red Velvet dan tergabung dalam kelompok dance The Dream Stars . Video tarian Jolin bahkan sempat viral di media sosial.
Kak Ojan, Pendongeng Anak yang Interaktif
Bagi Kak Ojan mendongeng dengan beragam media bisa mengasah kreativitas dan tentunya menarik bagi anak-anak. Duo ayah dan anak ini kerap mengcover lagu anak yang menginspirasi banyak orang. Ata yang masih berusia 5 tahun kerap mendapat perhatian dari warganet karena pintar bernyanyi dan memiliki ekspresi yang lucu. Bahkan video cover lagu yang berjudul Sayur Juara ditonton hingga 9,8 juta kali.
Kekompakan Dalam Marching Band Yayasan Bina Dharma
Lihatlah derap langkah sesuai irama musik dari marching band ini! Mereka adalah marching band Yayasan Bina Dharma. Terbentuk pada tahun 2003, mereka sudah pernah pentas di tingkat provinsi pada 2017 dalam acara parade peringatan 17 Agustus di Monumen Proklamasi, Jakarta. Pada 2006 hingga 2008, kelompok ini memenuhi undangan dari Taman Mini Indonesia Indah untuk mengisi Parade Senja, upacara penurunan bendera. Saat ini total ada 93 anggota marching band yang terdiri dari gabungan pelajar SMK dan SMA dalam yayasan tersebut.
Dwina Arini, Serius Tekuni Olahraga ‘Poundfit’
Dwina Arini atau biasa disapa Wina @wynaarini sudah mengantongi sertifikasi pelatih poundfit pada tahun 2017. Sejak itulah, dia membuka kelas bagi siapapun yang ingin olahraga poundfit. Ketertarikan Wina pada olahraga sudah terjadi ada 2015/ saat dia diminta menurunkan berat badan agar bisa punya momongan. Kepalang tanggung, Wina lantas memperdalam kemampuannya di bidang yoga. Pada 2016, saat poundfit masuk ke indonesia, Wina tak mau ketinggalan mengikuti trend tersebut. Salah satu daya tariknya adalah gerakannya yang memadukan cardio, pilates, dan tarian serta gerakan seperti menabuh drum dengan alat yang disebut ripstix.
Nyanyian dan Tarian ‘Kpop’ ala Blinkstars
Ceria lewat nyanyian dan tariannya yang imut, itulah ciri khas personel girl band, Blinkstars. Grup yang terbentuk pada 2013 ini beranggotakan 5 gadis, yaitu Caca (9 thn), Keiko (10 thn), Aiko dan Geraldyn (12 thn), serta Chattrine (13 thn). Awalnya mereka bergabung pada sekolah bakat “Get Up! Edutainment”, Jakarta Utara. Kemudian terbentuklah Blinkstars, dengan harapan menjadi bintang yang akan memberikan pengaruh positif untuk lingkungan sekitar. Pada tahun ini, mereka merilis single lagu dengan judul “Kita Bisa”.
Achay dan Miyu, Merintis Karir di Jalur “Street Dance”
Berkolaborasi menari street dance, inilah mereka pasangan guru-murid, Achay (35 th) dan Miyu (8 th). Cahyadi Gunawan atau sering disapa Achay sudah tertarik menari sejak duduk di bangku sekolah dasar. Achay memilih genre breakdance dan hiphop karena lebih banyak gerakan yang bisa dipelajari, sederet prestasi pun sudah dia dapatkan. Sementara Miyu Ananthamaya Pranoto alias Miyu mulai menekuni dance di usia 7 tahun. Miyu memilih Street Dance karena banyak genre yang sesuai dengan gayanya yang keren. Meski baru belajar, ia sudah banyak mengikuti kompetisi lho.