Polisi menangkap delapan orang pelaku teror pembakaran mobil dinas Lapas kelas IIA Pekanbaru, Riau. Dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena mencoba kabur saat akan ditangkap. Menurut polisi, otak aksi teror tersebut merupakan seorang narapidana kasus narkoba yang sedang menjalani masa hukuman.