Presiden Jokowi Telepon Presiden FIFA Bahas Tragedi Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo menelepon langsung Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas Tragedi Kanjuruhan. Keduanya berbicara pada Senin (3/10) malam. Kepala Negara mengatakan, keputusan apapun adalah kewenangan di FIFA. Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menginvestigasi Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Dirinya juga meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepak bola dan prosedur pengamanan penyelenggaraannya. Presiden berharap, kerusuhan yang terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya tidak terjadi lagi.

33 Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat 33 anak meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10). Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA Nahar mengatakan, korban termuda masih berusia 4 tahun. Hingga saat ini, Kementerian PPPA masih mengumpulkan data jumlah anak yang dirawat di rumah sakit. Penembakan gas air mata oleh polisi diduga menjadi penyebab ratusan orang meninggal dunia dalam tragedi pada akhir laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Tembakan gas air mata ke arah tribun, membuat penonton panik dan berlarian mencoba mencari pintu keluar. Kepanikan itu membuat massa tertumpuk dan alami sesak nafas.

Panglima TNI Janji Usut Oknum yang Aniaya Suporter di Stadion Kanjuruhan

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji akan mengusut oknum anggotanya yang diduga menganiaya suporter, saat terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Menurut Andika aksi kekerasan dalam tragedi tersebut, sudah menjurus tindak pidana. Andika juga mengimbau masyarakat, untuk mengirim video kekerasan lain yang dilakukan oknum TNI.

Investigasi Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan

Polisi terus menginvestigasi kasus kerusuhan berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Sejumlah langkah dan keputusan diambil, mulai dari pencopotan anggota polisi yang bertugas pada saat kejadian, hingga pemeriksaan saksi-saksi.

Imbas Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Kapolri resmi mencopot Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat. Keputusan tegas itu diambil menyusul tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Selanjutnya, Jabatan Kapolres Malang akan digantikan oleh AKBP Putu Kholis Aryana, yang sebelumya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priuk Polda Metro Jaya. Sementara itu, pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Tim yang diketuai oleh Menko Polhukam Mahfud MD, beranggotakan perwakilan dari pejabat terkait, organisasi profesi olahraga, pengamat akademisi, dan media massa.

Pemain Arema Fc Tabur Bunga Di Stadion Kanjuruhan

Pemain, pelatih dan official tim Arema FC, mengenang ratusan korban kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Mereka melakukan tabur bunga di monumen kepala singa yang berada di depan stadion, Senin (3/10) siang. Pihak manajemen Arema FC menyerahkan semua penyelidikan terkait peristiwa tersebut kepada pihak berwajib dan berharap tidak terulang dikemudian hari.

Pelatih Persebaya: Fanatisme Jangan Berlebihan

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso menyampaikan belasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/10) malam. Aji berharap kejadian itu menjadi yang terakhir di sepak bola. Menurut mantan pemain dan pelatih timnas Indonesia itu, rivalitas penting, tetapi jangan sampai mencelakakan diri sendiri atau orang lain.

Duka Keluarga Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Satu per satu jenazah korban tragedi stadion Kanjuruhan Malang dibawa pulang keluarga untuk dimakamkan. Isak tangis keluarga pun tak terbendung, kala mengiringi kepergian korban ke peristirahatan terakhirnya.

Keluarga Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Datangi Posko Krisis dan Rumah Sakit

Sejumlah warga masih terus mendatangi posko krisis center korban tragedi Stadio n Kanjuruhan Malang. Mereka terus mencari anggota keluarganya yang masih belum ditemukan atau diketahui kabarnya, usai insiden maut yang terjadi pada Sabtu (1/10) malam. Selain di posko krisis center, upaya pencarian juga dilakukan para warga di sejumlah rumah sakit di Malang.

Polisi Investigasi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

Polisi akan menginvestigasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, yang melukai dan menewaskan ratusan orang. Sejumlah unsur pertandingan, seperti pihak penyelenggara dan prosedur keamanan akan diperiksa. Sementara itu, PSSI resmi telah memberikan sanksi bagi klub Arema FC dan menghentikan sementara kompetisi Liga 1.

error: Content is protected !!