Pemerintah dan FIFA akan Bentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia

Presiden Jokowi menyatakan bahwa sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA. Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa pemerintah dan FIFA akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses ini. Pernyataan ini disampaikan Kepala Negara dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/10). Ada 5 langkah kolaboratif antara FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan pemerintah Indonesia yaitu menyangkut standar keamanan stadion, standar protokol pengamanan oleh pihak kepolisian, sosialisasi dan diskusi dengan klub serta perwakilan suporter, mengatur jadwal pertandingan, serta menghadirkan pendampingan dari ahli.

Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Apa Komentarnya?

Dirut LIB Akhmad Hadian Lukita ditetapkan menjadi tersangka Tragedi Kanjuruhan bersama 5 orang lainnya, Kamis (6/10). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita adalah orang yang bertanggung jawab untuk memastikan setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun pada saat menunjuk stadion Kanjuruhan, persyaratan layak fungsinya belum dicukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020. Lalu, apa komentarnya setelah ditetapkan sebagai tersangka?

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan 6 tersangka terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Salah satu tersangka adalah Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita. Penetapan tersangka disampaikan pada Kamis (6/10), usai tim investigasi melakukan serangkaian penyidikan. Keenam tersangka: – Ir Akhmad Hadian Lukita,Dirut PT LIB – Abdul Haris, Ketua Panpel – SS, Security Officer – Wahyu SS Kabagops Polres Malang – H Danki 3 Brimob Polda Jatim – PSA Kasat Samapta Polres Malang

Perwakilan Suporter Temui TGIPF Bahas Tragedi Kanjuruhan

Perwakilan suporter sepak bola seluruh Indonesia menemui Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (6/10). Mereka datang untuk memberi masukan dan harapan ke TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan ‘Dipalak’ Biaya Ambulans

Hal kurang mengenakkan dialami oleh salah satu keluarga korban tragedi Stadion Kanjuruhan. Keluarga korban asal Jember, Jawa Timur itu, mengaku dimintai uang ambulans sebesar Rp. 2,5 juta, agar jenazah anggota keluarganya bisa segera diantar ke rumah duka. Padahal, Presiden Jokowi menyatakan seluruh biaya perawatan korban tragedi Kanjuruhan ditanggung oleh Pemerintah pusat dan daerah.

Pangdam Brawijaya Minta Maaf Terkait Tragedi Kanjuruhan

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto meminta maaf atas tindakan berlebihan anggotanya, yang viral di media sosial, saat terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Saat ini 5 orang anggota TNI sedang menjalani pemeriksaan terkait insiden di Kanjuruhan. Mereka pun terancam sanksi berat, jika terbukti bersalah.

Presiden Jokowi Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk pasien korban tragedi Stadion Kanjuruhan, di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Rabu (5/10). Dalam kesemoatan itu, Jokowi meminta agar Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), agar secepatnya mengusut penyebab terjadinya kerusuhan yang menelan ratusan korban jiwa itu.

Oknum TNI yang Tendang Suporter Arema, Minta Maaf Ke Korban

Oknum TNI yang menendang suporter Arema FC saat terjadi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10), meminta maaf langsung ke korban dan keluarga korban. Video permintaan maaf itu, viral di media sosial. Permintaan maaf itu juga dibenarkan oleh kuasa hukum korban, Muji Laksono. Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji akan mengusut dan memproses anggotanya, yang menendang Aremania saat kerusuhan Sabtu lalu. Jenderal Andika mengungkapkan, tindakan itu tidak sesuai SOP.

Presiden Jokowi Sidak Stadion Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo melihat langsung keadaan Stadion Kanjuruhan, Rabu (5/10). Presiden menyoroti pintu yang terkunci usai pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya. Kepala Negara meminta semua pihak melakukan evaluasi, agar pertandingan sepak bola bisa dinikmati tanpa adanya konflik dan kekerasan. Kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang 1 Oktober lalu menyebabkan 131 orang meninggal dunia. Kejadian bermula ketika Aremania masuk ke dalam lapangan usia pertandingan. Penembakan gas air mata yang dilakukan aparat diduga menjadi penyebab meninggalnya ratusan orang, karena kesulitan bernapas dan berdesak-desakan.

Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Menjadi 131 Orang

Data korban meninggal yang diperbaharui oleh pusat informasi orang hilang BPBD Kabupaten Malang menyatakan, jumlah korban jiwa akibat tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, bertambah enam orang. Sehingga total korban jiwa mencapai 131 orang. Jumlah itu diperoleh setelah dilakukan verifikasi dan pengecekan bersama Dinas Kesehatan, Tim DVI dan pihak rumah sakit.

error: Content is protected !!