Florentini Deliana Winki, Mengenalkan ‘Sape’ ke Generasi Muda

Jari-jemari Florentini Deliana Winki begitu asyik memetik senar sape, alat musik khas Kalimantan. Bahkan alunannya, bisa mengikuti irama musik kekinian. Keren ya! Deli sudah tertarik dengan sape sejak kecil. Ayahnya sampai-sampai membuatkannya agar Deli kecil bisa berlatih sape. Berkat kegigihannya, Deli kerap tampil di berbagai acara. Sebut saja pembuatan film Suku Dayak “LOST LOVE” dI BALI dan BALI INTERNATIONAL INDIGENOUS FILM FESTIVAL tahun 2020.

Candro Parulian Hutahean, Disk Jockey yang Pandai Memainkan ‘Hasapi’

Apa jadinya kalau musik bergenre EDM ketemu dengan hasapi, alat musik khas Sumatra Utara? Cuma dia yang tau.. Yup, perkenalkan Candro Parulian Hutahean, seorang DJ yang biasa disapa Rean. DJ Rean pertama kali memadukan unsur EDM dan hasapi pada 2014, saat ajang pioneer DJ Battle di Jakarta. Meski belum juara, tapi dia berhasil tembus sebagai finalis. Bukan cuma itu.. DJ Rean lalu menciptakan lagu berlatar musik DJ dan Hasapi. Judulnya Buaya Dikadalin. Keren ya!

Manshur Praditya, Kolaborasikan Angklung dengan Musik Kekinian

Sahabat coba dengerin deh! Ada khas suara musik angklung di lagu ini! Keren, kan? Dan yang memainkannya adalah Manshur Praditya, atau biasa dikenal Manshur angklung. Manshur sudah tertarik dengan angklung sejak duduk di bangku SMK. Ia lalu bertekad untuk mempopulerkan angklung. Dia sampai mendirikan Indo Angklung Gram sebagai wadahnya. Manshur punya moto “Bring Angklung To The Next Level.” Wahhh… keren, kan!

Gazpar Araja, Mengenalkan ‘Sasando’ Sampai ke Luar Negeri

Sahabat, alat musik sasando khas Nusa Tenggara Timur ternyata juga bisa memainkan musik kekinian, lho! Ini buktinya! Yang memainkannya adalah Gazpar Araja. Bahkan dengan sasando, Gazpar pernah pentas di sejumlah negara, yaitu Hongkong, Arab Saudi dan Jepang. Karena kehebatannya juga, Gazpar kerap mentas dengan sejumlah penyanyi ibu kota, seperti Isyana Sarasvati, Maria Calista, Wika Salim dan lainnya. Tentunya dengan diiringi musik kekinian.

Anggun Soraya, Menyampaikan Pesan Lewat Keindahan Tulisan

Seni menulis indah atau kaligrafi ala hand lettering ini adalah kreasi dari Anggun Soraya. Keindahan dalam menyampaikan pesan, inilah yang membuat Anggun serius menekuni hand lettering. Keindahan ini juga yang membuatnya sering didapuk mengisi seminar dan webinar tentang seni hand lettering. Keren kan, sahabat.

Ustaz Hilmi, Mencetak Seniman Kaligrafi Arab

Tak hanya dinikmati karena keindahannya, kaligrafi Arab juga membawa pesan mendalam, karena berisi petikan ayat dalam Al-Quran. Salah satu seniman yang mendalami kaligrafi Arab adalah Hilmi Munawar alias Ustaz Hilmi. Kecintaannya pada kaligrafi Arab sudah muncul sejak mengenyam pendidikan di Madrasah Tsanawiyah. Kini ia aktif mengajar di Pondok Pesantren Lembaga Kaligrafi Al-Quran atau LEMKA. Hebat ya!

Eunice Yao, Menulis Nasihat dan Pesan Bijak Lewat Keindahan Kaligrafi

Sarat akan filosofi, nasihat dan pesan bijak, merupakan ciri khas dari kaligrafi Tionghoa. Seperti itu pula makna dalam aksara Tionghoa yang digoreskan Eunice Yao @graceandbrush, seorang seniman kaligrafi Tionghoa. Meski tak mudah, namun Eunice semangat menekuni kaligrafi Tionghoa yang telah diminatinya sejak SMA. Ia terus berinovasi supaya semakin banyak orang tertarik mempelajari seni ini.

Aditya Bayu Perdana, Melestarikan dan Mempromosikan Aksara Jawa

Aditya Bayu Perdana adalah salah satu dari sedikit anak muda yang tertarik pada keindahan tulisan di prasasti kuno. Ketertarikan ini membuat ia mendalami beragam huruf atau aksara nusantara, salah satunya Jawa. Ia juga mendalami sejarah dan perkembangan aksara Jawa dari masa ke masa. Mulai dari aksara Kawi hingga Hanacaraka. Ia ingin agar keindahan aksara Jawa bisa dikenal banyak orang. Hebat ya, sahabat.

Pameran Jakarta Toys & Comics Fair Kembali Digelar

Ratusan pengunjung memadati pameran mainan dan komik di Balai Sudirman, Jakarta, Minggu (6/3/2022). Dalam acara yang bertajuk The Jakarta Toys and Comic Fair 2022 itu, seluruh pengunjung diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pameran ini diharapkan dapat membangkitkan kembali perekonomian dan industri para pelaku usaha kreatif dan UMKM di Indonesia, yang terpuruk selama pandemi COVID-19.

Motor Listrik ramah Lingkungan Karya Dosen dan Mahasiswa Universitas Budi Luhur

Dosen dan mahasiswa Universitas Budi Luhur Jakarta, berhasil menciptakan sepeda motor bertenaga listrik. Motor listrik tersebut tidak memiliki emisi gas buang (zero emission), sehingga ramah bagi lingkungan. Bahkan motor tersebut, telah menjalani tes perjalanan sejauh ribuan kilometer tanpa mengalami kendala.

error: Content is protected !!