Tumpukan sampah kayu, plastik, dan limbah rumah tangga, terlihat menutupi hampir seluruh permukaan sungai Perancis di Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten. Hal itu pun mendapat keluhan dari masyarakat sekitar karena aroma tidak sedap yang ditimbulkan, dan dapat menggangu kesehatan. Selain itu, tumpukan sampah juga membuat sungai menjadi dangkal.
Tag Archives: kayu
Silaturahmi Pecinta Mobil Tua Jakarta dan Bekasi
Kecintaan akan kendaraan bukan hal baru dalam dunia otomotif. Tak jarang, kendaraan pun dibuat sedemikian rupa agar tampil menarik. Begitupun bagi mereka yang memiliki mobil tua. Seperti komunitas pecinta mobil tua yang berasal dari Jakarta maupun Bekasi. Kecintaan dengan mobil tua menjadi ajang silaturahmi bagi para pengendaranya. Meski berbeda wilayah, para pengemudi bisa berkumpul dan saling berbagi ilmu.
Picu Adrenalin Naik Gondola Merapi
Lereng Gunung Merapi di Klaten, Jawa Tengah, kini punya kereta gantung/gondola dengan rute yang ekstrim menyeberangi jurang sedalam 150 meter. Wah cocok nih buat kamu penyuka wisata yang memacu adrenalin. Langsung aja yuk kita intip liputannya!
Cantiknya Lampu Hias dari Paralon Bekas Kreasi Ajo Erik
Ajo Erik, seorang pemuda di Pariaman, Sumatra Barat, mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah hanya berbekal paralon bekas. Paralon bekas yang sudah tidak terpakai, ia sulap menjadi lampu hias cantik dan bernilai tinggi. Bahkan kreasi lampu hias tersebut, kini telah menembus pasar di delapan negara.
Lentera Pandemi : Dr. Sasmono, Salah Satu Peneliti Paling Berpengaruh
Memperingatti hari Pahlawan 10 November, kami ajak kamu berkenalan dengan peneliti asal Indonesia yang menorehkan prestasi di kancah internasional. Baru-baru ini, dua peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional masuk dalam daftar ilmuwan teratas dunia. Salah satunya Dr. Tedjo Sasmono, yang karyanya banyak dijadikan referensi bagi peneliti lain.
Membuat ‘Rock Balancing’ Bersama Suryadi
Nama Suryadi dikenal di kalangan seniman rock balancing, karena dirinya adalah pendiri Balancing Art Indonesia di tahun 2013. Ia turut memopulerkan seni keseimbangan batu yang berkaitan dengan gravitasi ini. Butuh waktu bertahun-tahun hingga akhirnya balancing art populer di Indonesia dan kini anggota komunitas ini sudah mempunyai ribuan anggota.
Lukisan 3D di Atas Batu Karya Duki Noermala
Awalnya dikenal sebagai pelukis cat air, kini Duki Noermala populer sebagai pelukis yang menggunakan medium batu. Ia memanfaatkan keunikan bentuk dan tekstur batu untuk membuat lukisan tiga dimensi flora dan fauna. Karena unik, lukisan batu karyanya diminati oleh banyak orang. Sebagai seniman, Duki tidak mau membatasi media lukis sehingga ia harus kreatif mencari medium lukis. Daya estetika dan nilai jual menjadi alasan Duki melukis di atas batu alam sejak tahun 2019.
Iqbal Adley, Gemar Koleksi Batu Permata dan Akik
Berulang kali batu akik dan permata menjadi tren dan menarik perhatian berbagai kalangan. Anak muda seperti Iqbal Adley pun jatuh cinta pada batu ini. Ia bahkan sudah mengoleksi batu akik sejak usia belasan tahun. Iqbal akrab dengan batu akik dan permata karena memang ayah dan kakeknya lebih dulu menjadi kolektor. Kini Iqbal sudah punya ratusan batu akik dari berbagai jenis di antaranya bulu monyet, mani gajah dan keong buntet. Harga koleksinya bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.
Batu Kristal Untuk Pemulihan Diri
Bukan saja menjadi aksesori yang indah, kristal juga dipercaya mampu memberikan rasa damai dan membantu proses pemulihan diri. Karena punya aliran energi baik maka batu ini dikenal sebagai crystal healing dan salah satu praktisinya adalah Marisa Darmawan. Marisa menekuni kandungan energi dalam batu sejak tahun 2015 dan tahun 2018 ia mendapat sertifikasi pranic crystal healing dari master Choa Sui di Filipina. Selain piawai membuat perhiasan cantik seperti gelang dan liontin, Marisa juga mengajak masyarakat untuk berpikir positif terhadap manfaat yang terkandung dalam batu alam.
Peringati Hari Pahlawan, Seniman Asal Klaten Pamer Lukisan
Memperingati hari pahlawan 10 November, beberapa seniman asal Klaten, Jawa Tengah, menggelar pameran lukisan bertema kepahlawanan dan karakter bangsa. Lukisan-lukisan yang dipamerkan terbilang unik, karena terbuat dari kayu arang, batu kapur, dan kanvas dari kertas limbah pabrik. Pameran yang digelar di Galeri Lima benua itu pun mampu menarik minat puluhan pengunjung.