Kisah Pilu Orang Tua Bayi Korban Gagal Ginjal Akut

Melonjaknya kasus gagal ginjal akut pada anak telah merenggut hampir seratus korban jiwa. Salah satu orang tua korban jiwa di Yogyakarta, bercerita tentang kisah pilu buah hatinya. Mengejutkan, Ia mengaku anaknya tidak pernah minum obat cair atau sirop, yang diduga menjadi penyebab penyakit gagal ginjal akut.

BPOM Tarik 5 Obat Sirop Mengandung Cemaran EG & DEG

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan lima obat sirup yang ditarik peredarannya. Kelima obat itu, ditarik karena diduga mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman.

Dinkes Tangerang Sidak Obat Sirop ke Apotek

Dinas Kesehatan Kota Tangerang melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah apotek dan fasilitas kesehatan lain, yang masih menjual obat sirop. Sidak dilakukan setelah Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat penghentian sementara penjualan obat sirop atau cair, seiring peningkatan kasus gagal ginjal akut misterius pada anak. Sementara itu, Sebelas anak masih menjalani perawatan intensif di RSCM karena gagal ginjal akut. Menurut Dirut Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Lies Dina Liastuti, SpJP(K), MARS, FIHA lonjakan kasus mulai terjadi sejak bulan Agustus 2022.

Dirut RSCM : 11 Anak Dirawat Karena Gagal Ginjal Akut

Sebelas anak masih menjalani perawatan intensif di RSCM karena gagal ginjal akut. Keterangan itu disampaikan langsung oleh Dirut Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Lies Dina Liastuti, SpJP(K), MARS, FIHA, Kamis (20/10). Dokter Lies mengimbau para orang tua, untuk tidak menggunakan obat berbentuk cairan atau sirop sementara waktu. Jika anak alami sakit beberapa hari, segera periksa dan bawa ke dokter.

Kemenkes Larang Penggunaan Obat Sirop

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyetop penggunaan obat dalam bentuk cair atau sirop kepada masyarakat. Imbauan ini dikeluarkan terkait melonjaknya kasus gagal ginjal akut misterius pada anak. Menurut data Kementerian Kesehatan, kasus gangguan ginjal akut pada anak di Indonesia telah mencapai 206 kasus, 99 diantaranya meninggal dunia.

IDAI Buka Hotline untuk Laporan Kasus Gangguan Ginjal Akut

Jumlah kasus gangguan ginjal akut pada anak hingga 18 Oktober 2022 sudah mencapai 206 kasus. Bagi orang tua yang anaknya mengalami gejala, bisa segera ke pelayanan kesehatan terdekat, atau hubungi Hotline IDAI berikut ini.

Kemenkes Minta Nakes Setop Sementara Obat Sirop

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta seluruh pelayanan kesehatan yang beroperasi di Indonesia untuk sementara tidak menjual obat bebas dalam bentuk cair atau sirop kepada masyarakat. Imbauan ini dikeluarkan sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas. Menurut data Kementerian Kesehatan, kasus gangguan ginjal akut pada anak di Indonesia telah mencapai 206 kasus.

Gagal Ginjal Akut Pada Anak Telan Korban Jiwa

Kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak di 14 provinsi di Indonesia, jadi peringatan bagi para orang tua untuk waspada. Di Bali, 17 anak dilaporkan harus dirawat akibat gagal ginjal misterius, 11 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara, di Ibu Kota, 25 anak meregang nyawa akibat penyakit ini.

Waspada Gagal Ginjal Akut Misterius Pada Anak

Kasus gagal ginjal akut misterius pada anak, sedang menghantui para orang tua. Jumlah anak yang terkena gagal ginjal misterius, melonjak hingga 131 kasus dalam 2 bulan terakhir. Lalu, apa yang harus dilakukan orang tua jika anaknya memperlihatkan gejala gagal ginjal ? Simak penjelasan dokter spesialis anak rumah sakit Hermina Bogor, dr. Made Laksmi Sp.A.

Apa Itu Sindrom Ramsay Hunt ? yang Sedang Dialami Justin Bieber

Melalui akun Instagramnya, penyanyi dari Amerika Serikat, Justin Bieber mengaku mengalami Ramsay Hunt Syndrome. Dirinya mengalami kelumpuhan pada sebagian sisi wajah. Seperti apa gejala dan pengobatannya? Yuk simak Informasi berikut ini. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

error: Content is protected !!