Ayasha Davierra, Pantomimer Cilik Dengan Segudang Prestasi

Melakukan pantomim atau seni gerak dan ekspresi wajah tanpa kata-kata itu tidak mudah lho. Tapi ada pantomim cilik yang jago banget nih, namanya Ayasha Davierra. Ia sangat lihai menampilkan beragam karakter dan ekspresi, mulai dari senang, sedih, kaget, hingga mengantuk. Kemahiran berpantomimnya pun sudah mendulang berbagai penghargaan. Sebut saja juara 1 Dokumime Yogyakarta 2019, juara 1 Persatuan Seniman Komedian Indonesia 2018, dan 5 besar dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional 2019.

Panggung Konser Musik di Kediri Roboh, Penonton Nyemplung ke Kolam

Sebuah panggung konser musik di Desa Pamenang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, roboh. Robohnya panggung diduga karena tidak kuat menahan banyaknya penonton yang naik ke atas panggung. Akibat peristiwa itu sejumlah penonton dan pengisi acara tercebur ke kolam hingga panik menyelamatkan diri. Pihak penyelenggara pun langsung menghentikan acara musik tersebut.

Aksi Komunitas KPop di Indonesia

Banyak cara dilakukan agar para pecinta K-Pop di Indonesia bisa belajar Korean Wave dari para ahlinya, salah satunya lewat pusat kebuudayaan Korea di Jakarta, atau KCCI. Di tempat ini, K-Pop Lover bisa belajar menyanyi sampai dance ala K-Pop. Nggak hanya itu, di tempat ini ada festivalnya juga lho. Daripada penasaran, yuk kita intip K-Pop Festival akhir pekan lalu!

Fritzy Rosmerian, Pesulap Sekaligus Model Berprestasi

Kalau melihat gaya Fritzy Rosmerian, pasti tak ada yang menduga kalau ia adalah seorang pesulap. Maklum, gadis kelahiran Jakarta tahun 2008 ini memang adalah model. Ia bahkan menjadi best talent Putri Cilik Indonesia 2019. Namun di balik kecantikannya, ternyata Fritzy juga piawai memainkan trik sulap. Fritzy adalah pesulap cilik beraliran classic magic, seperti trik koin, kartu, dan tali. Menekuni ilmu di sekolah sulap sejak usia 7 tahun, Fritzy telah tampil di banyak pertunjukan sulap. Keren ya!

Penyanyi Dangdut Ini Beralih Jadi Petani Karena Pandemi

Akibat sepi panggilan manggung, seorang penyanyi dangdut di Boyolali, Jawa Tengah terpaksa ‘banting setir’ beralih profesi menjadi petani. Setiap harinya ia harus menempuh jarak satu kilometer untuk berkebun di sekitar lereng Gunung Merbabu. Hal itu terpaksa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

error: Content is protected !!