Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol umumkan darurat militer pada Selasa (3/12) malam. Pengumuman itu mengejutkan seluruh negara, apalagi pemberlakuan itu pertama kali dikeluarkan dalam hampir 50 tahun. Presiden menyebut, ada ancaman terhadap Korea Selatan. Tindakan itu ditentang keras oleh ketua parlemen dan pemimpin partai Yoon sendiri, Han Dong-hoon. Dari pengumumpulan suara, parlemen sepakat mencabut keputusan presiden. Berdasarkan aturan hukum Korea Selatan, presiden harus mencabut darurat militer jika parlemen menuntutnya berdasarkan suara mayoritas. Keputusan itu sempat mengundang reaksi ribuan orang untuk berkumpul di depan parlemen sebagai bentuk protes. Personel militer sempat dikerahkan ke gedung parlemen. Helikopter juga terlihat mendarat di atap gedung tersebut. #koreaselatan #korsel #yoonsukyeol #daruratmiliter #koreautara #korut #demo #parlemen #militer Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Tag Archives: roket
PERBAIKAN TANGGUL KALI BARU
WWW.NEWSRTV.CO.ID #LensaIndonesia #RajawaliTelevisi #News FOLLOW US ON: https://www.instagram.com/lensaindonesiartv/?hl=id https://twitter.com/lensaRTV https://www.facebook.com/LensaRTV/
TANGGAP DARURAT BENCANA DI AGAM
Lensa Indonesia Pagi : 05.30 WIB Lensa Indonesia Siang : 10.00 WIB @langitRTV WWW.RTV.CO.ID #LensaIndonesia #RajawaliTelevisi #News FOLLOW US ON: https://www.instagram.com/lensaindonesiartv/?hl=id https://twitter.com/lensaRTV https://www.facebook.com/LensaRTV/
Bendungan Raksasa di Ukraina Jebol, Permukiman Warga Terendam Banjir
Bendungan Kakhovka di Ukraina selatan hancur, usai dihantam ledakan dahsyat. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut, bendungan hancur karena serangan teror Rusia. Sementara kantor berita Rusia, TASS, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengungkap bendungan itu hancur karena tembakan Ukraina. Kejadian itu menimbulkan banjir di zona perang. Bendungan setinggi 30 meter dan sepanjang 3,2 kilometer itu dibangun pada era Uni Soviet tahun 1956.
Rekam Pakai HP, Staff Presiden Iran Ditarik
Staf Presiden Iran ditarik beberapa kali oleh tim Istana, karena merekam menggunakan HP terlalu dekat. Momen itu terjadi saat Presiden Iran bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5).
Presiden Jokowi Temui Presiden Zelenskyy
Presiden Joko Widodo temui Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat KTT G7, di Hiroshima, Jepang, Minggu (21/5). Presiden Jokowi sampaikan prihatin dan duka untuk korban perang. Presiden Zelenskyy pun memberi tanggapan. Ia menyatakan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina pada 2022 lalu sangat berarti bagi negaranya. Presiden Zelenskyy juga menyampaikan apresiasi atas peran Indonesia untuk mengupayakan perdamaian di Ukraina.
[Hoaks atau Fakta] Putin Minta Indonesia Angkat Senjata Lawan Australia
olemik kepemilikan Gugusan Pulau Pasir antara Indonesia dan Rusia memancing reaksi beragam dari banyak pihak. Bahkan katanya Presiden Rusia Vladimir Putin minta Indonesia angkat senjata melawan Australia. Hmm, bener nggak ya?
Dita ‘Secret Number’ Sambut Presiden Jokowi di Korsel
Anggota girl grup Secret Number asal Indonesia, Dita Karang sambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana di Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/7). Dengan memakai kebaya lengan panjang berwarna merah, Dita menyambut Presiden dengan bahasa Jawa. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Presiden Zelenskyy Kecam Propaganda Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, meminta warganya waspada terhadap propaganda Rusia melalui berita hoaks atau palsu. Keterangan itu disampaikan Presiden Zelenskyy melalui media sosial resminya. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Bertemu Presiden Jokowi, Putin Siap Buka Jalur Pangan Ukraina
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Kamis (30/6) sore waktu setempat. Dalam pertemuan itu, kedunya membicarakan soal upaya penghentian perang, dan pembukaan jalur bahan pangan Ukraina. Presiden Jokowi pun menyambut baik kesiapan Rusia membuka blokade pelabuhan Ukraina, dan berharap hal tersebut menjadi awal baik bagi dialog perdamaian.