Daripada Jadi Sampah, Plastik Bisa Banget Jadi Tas Keren!

Komunitas emak-emak di Kelurahan Randu Gintung, Kota Tegal, Jawa Tengah, bisa menyulap sampah plasatik menjadi barang bernilai ekonomi tinggi. Plastik bungkus kemasan hingga kantong kresek diolah menjadi kerajinan unik seperti gantungan kuni, tas, miniatur, hingga baju! #LensaIndonesia #RajawaliTelevisi #News FOLLOW US ON: https://www.instagram.com/lensaindonesiartv/?hl=id https://twitter.com/lensaRTV https://www.facebook.com/LensaRTV/

Herianti Porsi Simarmata, Mengolah Sampah Plastik Jadi Tas Cantik

Di tangan Herianti Porsi Simarmata, sampah plastik bisa diolah menjadi beragam produk bernilai jual. Mulai dari dompet, tempat pensil, tas, hingga koper. Bahkan dalam sebulan, Yanti mampu membuat 300 produk siap jual lho. Karena karyanya yang unik, produknya pun telah berpindah tangan ke banyak pembeli baik dalam maupun luar negeri. Keren ya!

Azis Puskantara, Mengolah Sampah Plastik Sebagai Perabotan Rumah Tangga

Tiga pemuda asal Bogor yaitu Azis Puskantara, Angga Nurdiansyah, dan Daman Sutiawan, punya misi mengurangi timbunan sampah plastik. Di tahun 2018 mereka mengolah sampah plastik jadi paving-block. Sekarang mereka menjadikan sampah plastik jenis HDPE sebagai perabot siap pakai seperti meja, kursi, nampan dan pot tanaman. Keren ya, sahabat!

Raksasa Perkusi, Manfaatkan Barang Bekas Plastik, Jadi Alat Musik

Aksi kreatif memanfaatkan barang bekas plastik adalah pilihan grup Raksasa Perkusi. Bukan grup perkusi biasa, mereka memanfaatkan sampah dan barang bekas plastik sebagai alat musik. Misalnya jeriken, panci, penggorengan, dan lainnya. Karena keunikan inilah grup musik asal Depok ini sering wara-wiri di stasiun TV nasional.

Lukisan dari Sampah Kantong Plastik Karya Edy Suranta Ginting

Edy Suranta Ginting sempat viral dengan video aktivitasnya saat melukis. Bukan sembarang lukisan, Edy melukis dengan menggunakan sampah plastik sebagai pengganti cat. Ia telah melakukan inovasi ini sejak tahun 2016. Untuk bahan melukis, ia terjun langsung ke tempat pembuangan sampah lho. Hasilnya, lukisan dari plastik karya Edy diminati banyak orang dan bernilai puluhan juta Rupiah. Keren ya!

Aksesoris dari Limbah Plastik Karya Anak Muda Bandung

Sekelompok anak muda di Kota Bandung, Jawa Barat, punya cara unik, dalam mengatasi permasalahan limbah plastik di lingkungannya. Dengan ide kreatif yang mereka miliki, limbah plastik disulap menjadi berbagai macam aksesoris bernilai tinggi yang ramah lingkungan.

Aeshnina Azzahra Aqilani, Aktivis Perubahan Iklim

Keren, remaja berusia 14 tahun bernama Aeshnina Azzahra Aqilani atau yang biasa dipanggil Nina menjadi salah satu pembicara di acara Plastic Health Summit 2021, Amsterdam, Belanda. Dalam pidatonya, Nina bercerita tentang penyelundupan ilegal sampah plastik dari negara maju yang “dibuang” ke Indonesia. Tidak hanya itu, Nina juga sering berbagi cerita inspirasi di akun Instagramnya @aeshnina . Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

error: Content is protected !!