Kasus tewasnya pengemudi ojek online bernama Ridho Suhendra, dengan kondisi tubuh dimutilasi di Bekasi, Jawa Barat, membuat geger warga sekitar. Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku yang berjumlah 3 orang berinisial MAP, FM, dan ER, merupakan orang yang dikenal korban. Pelaku MAP mengaku, istrinya yang sudah meninggal dunia, semasa hidupnya pernah dicabuli korban. Sementara tersangka lainnya FM juga memiliki persoalan dendan dan sakit hati terhadap korban.
Tag Archives: Tim Rajawali
Pengemudi Ojek Online di Bekasi Jadi Korban Mutilasi
Warga Kedung Waringin, Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang terbungkus dalam kantong plastik di pinggir jalan. Korban diketahui adalah Ridho Suhendra, pengemudi ojek online, warga kampung Buwek, Tambun Selatan, Bekasi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini. Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan 3 pelaku.
Kumpul di Jalan Remaja Akan Balap Liar
Mendapat laporan warga akan adanya para remaja yang berkumpul dan diduga akan balap liar di wilayah Jakarta Utara, Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan patroli. Benar saja, saat patroli, polisi mendapati para remaja yang akan balap liar. Dari hasil patroli tersebut, polisi mengamankan dua sepeda motor lantaran tidak dilengkapi dengan surat kendaraan.
Tawuran & Miras Kian Beringas
Tim respon cepat tindak Respatti Polrestabes Surabaya kembali menindak pemuda yang akan melakukan aksi tawuran, di jalan Bronggalan Sawah, Surabaya, Jawa Timur. Polisi mendapati sejumlah pemuda yang melarikan diri saat Tim Respatti datang. Tidak hanya menindak pelaku tawuran, Tim Respatti juga menindak sejumlah pemuda yang tengah asyik pesta miras.
Miras & Geng Motor Resahkan Warga
Nekat galar pesta miras, sejumlah remaja kocar-kacir digerebek Tim Maung Galunggung, hingga masuk permukiman warga di jalan Perintis Kemerdekaan, Tasikmalaya, Jawa Barat. Di lokasi terpisah, polisi juga mengamankan anggota geng motor yang hendak tawuran dan berkendara secara ugal-ugalan.
Perampok ‘Petshop’ di Colomadu Solo Ditangkap
Aparat Dirkrimum Polda Jawa Tengah menangkap pelaku perampokan yang beraksi di sebuah toko hewan peliharaan, di Colomadu, Solo, Jawa Tengah. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Ngawi, Jawa Timur, setelah 8 hari buron. Menurut polisi, saat beraksi pelaku menggunakan modus berpura-pura menanyakan akesoris hewan, lalu mengancam penjaga toko menggunakan airsoft gun.
Takut Dibui, Pemuda di Klaten Kembalikan Motor Hasil Curian
Seorang pemuda asal Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengembalikan motor yang telah ia curi kepada pemiliknya. Hal itu dilakukan karena pelaku takut dipenjara. Pihak korban dan pelaku pun sepakat untuk berdamai, dan dalam kasus ini polisi menerapkan restorative justice, sehingga pelaku tidak ditahan.
Kawanan Pencuri Bobol Minimarket, Pelaku Gasak Komputer Hingga Becak Motor
Aksi pembobolan minimarket di Kawasan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatra Utara, terekam kamera pengawas. Para pelaku masuk ke dalam minimarket dengan cara merusak pintu, dan langsung menggasak seluruh barang yang ada di dalam minimarket. Bahkan, para pelaku juga mencuri sebuah becak motor yang digunakan untuk mengangkut barang hasil curian. Polisi telah menangkap 2 pelaku pencurian, dan mengejar 4 pelaku lain yang identitasnya telah diketahui.
Nia Ramadhani Kapok Pakai Narkoba
Sidang lanjutan terkait kasus narkoba dengan terdakwa artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie, serta sang sopir, Zen Vivanto, berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis siang. Di dalam persidangan, Nia Ramadhani ungkap alasan dirinya menggunakan narkoba. Nia juga bersyukur direhabilitasi, karena bisa mengolah emosi dan menjauhi narkoba. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Polisi Tangkap 9 Anggota Geng Motor yang Rusak Kendaraan di Parkiran Rumah Sakit
Polisi mengamankan 9 orang yang terlibat dalam aksi perusakan sepeda motor di area parkir rumah sakit, di Klaten, Jawa Tengah. Dari 9 orang yang diamankan, 8 diantaranya masih di bawah umur. Dari hasil pemeriksaan diketahui, para pelaku tergabung dalam satu kelompok geng motor. Diduga aksi perusakan terjadi karena emosi sesaat akibat bersenggolan di jalan dengan kelompok lain.