Kreasi 3 Dimensi Dalam Kaca

Berbicara mengenai objek dalam kaca yang unik-unik, berikut ada beberapa karya 3 dimensi yang ada dalam kaca. Karena terbuat dari kaca kristal, benda-benda ini merupakan souvenir yang terlihat mewah.

Puncak Perayaan Hari Batik Nasional Cetak Rekor MURI

Puncak perayaan Hari Batik Nasional yang digelar di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dibuka secara virtual oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Acara tersebut berhasil memecahkan rekor MURI, sebagai acara membatik terbesar dengan diikuti lebih dari seratus ribu peserta.

Matius Duma, Menyulap Limbah Kayu Jadi Ukiran 3D

Matius Duma, seorang perajin di Toraja, Sulawesi Tenggara, menyulap limbah kayu yang tak terpakai menjadi lukisan 3 dimensi. Dengan memanfaatkan potongan kayu sisa dan peralatan seadanya ia mampu membuat berbagai macam model lukisan dan ukiran yang bernilai tinggi.

Tieka Assegaf, Menjaga Tradisi Lewat Rancangan Batik

Tieka Assegaf besar dan tumbuh bersama batik, apalagi orang tuanya adalah pengusaha batik Pekalongan yang produknya sudah tersebar sampai mancanegara. Tak heran Tieka akhirnya menjadi desainer atau perancang busana batik. Tieka merancang gaun-gaun batik modern kelas premium dengan memadukan bahan sutera dan batik Pekalongan. Tieka mengenyam pendidikan di sekolah fesyen Esmod dan pada tahun 2011 lahirlah batik rancangannya. Selain berpromosi lewat media sosial, pameran, bazaar, ia juga ikut serta di gelaran fesyen bergengsi seperti Jakarta Fashion Week dan Jogja Fashion Festival.

Sarung Batik Fesyen Karya Sarah Monica

Dekat dengan dunia pesantren menjadikan Sarah Monica akrab dengan sarung. Ia ingin sarung bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari dan batik menjadi motif pilihannya. Ide tren fesyen Sarah lantas dilirik produsen sarung batik asal Pekalongan dan jadilah mereka berkolaborasi. Pada pertengahan tahun 2020 Sarah mulai mendesain sarung batik, inspirasinya datang dari wabah virus corona. Terciptalah 3 sarung batik ala Sarah Monica yang diberi nama trensenden.

Batik Kayu Kreasi Agus Jati Kumara

Kalau batik biasanya menjadi motif pakaian, Agus Jati Kumara justru membatik di atas media kayu. Dengan batik kayu yang bernilai ekonomi tinggi, Agus ingin mengembangkan desa tempat tinggalnya yaitu desa wisata Krebet, Bantul. Kerajinan batik kayu dilakoni Agus sejak usia muda, ini tak lepas dari peran sang ayah yang telah lebih dulu terjun di dunia batik kayu. Mamun kini Agus lebih bisa melebarkan sayap penjualan dengan memanfaatkan teknologi seperti media sosial dan transaksi online.

Budi Dwi Hariyanto Pengagas Rumah Batik Palbatu

Jatuh cinta pada batik membuat Budi Dwi Hariyanto bersama 2 rekannya, Budi Irawan dan Bimo, menggagas Rumah Batik Palbatu di Tebet, Jakarta Selatan pada tahun 2011. Ia dan teman-temannya rela merogoh kocek pribadi termasuk untuk membeli peralatan, kain dan mendatangkan guru pembatik. Kini Hari memiliki 20 tenaga pembatik dimana separuhnya adalah penyandang disabilitas. Berkat kegigihannya, tahun 2011 Rumah Batik Palbatu menorehkan 2 rekor MURI yaitu pemrakarsa dan penyelenggara pengecatan jalan dengan motif batik terpanjang serta kampung dengan dinding rumah bermotif batik terbanyak di Indonesia.

Merdunya Suara Quinn Salman yang Gemar Bernyanyi

Michael Tjandra Luar Biasa kedatangan Youtuber Quinn Salman nih, yang akan menyanyi untuk sahabat semua. Pokoknya meriah deh. Quinn yang baru berusia 11 tahun ini mulai mengunggah video pertamanya di YouTube pada 2016. Mulanya sih berupa aktivitas keseharian bersama keluarga dan sahabat. Berhubung ia hobi bermusik, jadi mulai ada konten menyanyi dan bermain alat musik. Sampai akhirnya, Quinn merilis 6 lagu dengan 1 mini album berjudul ‘Hari Yang Terindah’. Bahkan single barunya, berjudul ‘Realy-Realy,’ adalah ciptaan Quinn sendiri lho, sahabat. Wow.. keren ya!

Ziyan Mochamad Azhari, Memikat Sahabat Dengan Review Mainan

Perhatian-perhatian.. bakal ada yang spesial nih di Michael Tjandra Luar Biasa. Ada Ziyan Mochamad Azhari alias Ziyan yang jago review mainan. Saking kerennya nih sahabat, pemilik channel YouTube Superduper Ziyan ini juga dipilih salah satu perusahaan belanja online di Indonesia, untuk review produk-produk mainannya lho.. Bukan cuma itu, anak kelahiran Sumedang, tahun 2010 ini juga terpilih dalam nominasi Video Content Creator Awards 2021, untuk Kategori Content Creator anak terfavorit. Wow hebat ya!

Kimberly Michelle Olivia, Semangat Menghibur Lewat Pertunjukan Sulap Virtual

Kecil-kecil sudah jago sulap. Sejak usia 4 tahun, Kimberly Michelle Olivia sudah menekuni dunia sulap. Ketekunannya itu tidak sia-sia, kini ia sudah tampil di berbagai panggung pertunjukkan. Situasi pandemi pun tidak menyurutkan semangatnya untuk menghibur masyarakat. Selama sebulan ia sempat menggelar live streaming sulap dengan menggandeng pesulap senior seperti Joe Sandy. Hebat ya!

error: Content is protected !!