Presiden Korsel Bentuk Tim Investigasi Tragedi Itaewon

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol memerintahkan seluruh pelayanan kesehatan untuk membantu penanganan korban di Itaewon, Seoul. Dirinya juga meminta pembentukan gugus tugas untuk menginvestigasi insiden tersebut. Tragedi ini diduga terjadi karena ratusan ribu orang saling berdesak-desakan.

Evakuasi Korban Perayaan Halloween di Itaewon

Hingga Minggu (30/10) pagi, dilaporkan 149 orang orang tewas dan puluhan orang lain alami luka-luka, akibat insiden malam Halloween yang terjadi di Itaewon, Seoul, Korea Selatan. Tragedi ini diduga terjadi karena ribuan orang saling berdesak-desakan. Sekitar 100 ribu orang mengikuti perayaan ini. Petugas harus bersusah payah menarik beberapa orang keluar dari kerumunan. Puluhan orang terkapar di jalanan dan mengalami henti jantung. Beberapa pengunjung dan petugas langsung melakukan pertolongan pertama, melakukan teknik CPR di tengah hiruk pikuk massa. Pejabat Departemen Pemadam Kebakaran Korsel, Choi Seong Beom, mengatakan 140 ambulans dikerahkan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Dubes RI: Tidak Ada Korban WNI di Itaewon, Korea Selatan

Duta Besar RI untuk Seoul, Gandi Sulistiyanto mengatakan, saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban dalam tragedi pesta Halloween di Itaewon Korsel. KBRI telah mengirim petugas di lokasi kejadian dan mendatangi kantor polisi setempat. Hotline KBRI Seoul: +82 10-5394-2546

Cerita WNI yang Ikut Perayaan Halloween di Itaewon

Seorang WNI yang ikut dalam perayaan Halloween di Distrik Itaewon, Seoul, Sabtu (29/10) malam, menceritakan kondisi di tempat acara. Menurutnya, kerumunan sudah terjadi saat di transportasi publik menuju Itaewon. Hingga saat ini, ratusan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya alami luka-luka. Korban tewas kebanyakan karena mengalami henti jantung atau cardiac arrest. Banyak remaja yang terinjak-rinjak karena berdesakan. Pesta Halloween ini dihadiri sekitar 100 ribu orang. Belum diketahui apakah ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut jadi korban. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI maupun KBRI Seoul.

Puncak Perayaan Hari Batik Nasional Cetak Rekor MURI

Puncak perayaan Hari Batik Nasional yang digelar di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dibuka secara virtual oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Acara tersebut berhasil memecahkan rekor MURI, sebagai acara membatik terbesar dengan diikuti lebih dari seratus ribu peserta.

error: Content is protected !!