Pemerintah kembali mengubah syarat perjalanan untuk penumpang pesawat. Jika sebelumnya penumpang pesawat hanya boleh menggunakan tes swab PCR & bukti vaksin, kini penumpang bisa gunakan hasil tes swab antigen sebagai syarat naik pesawat di Jawa-Bali. “Untuk perjalanan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan tes PCR tetapi cukup tes antigen. Sama dengan yang sudah diberlakukan wilayah luar Jawa non Bali,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Tag Archives: perawatan
Harga Tes PCR Turun
“Batas tarif tertinggi pemeriksaan real time (RT) PCR, diturunkan menjadi Rp 275 ribu untuk daerah Pulau Jawa dan Bali. Serta Rp 300 ribu untuk luar Pulau Jawa dan Bali,” kata Prof. dr. Abdul Kadir, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes. Menurut Abdul Kadir, hasil pemeriksaan RT PCR dikeluarkan dengan durasi maksimal 1×24 jam. View this post on Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Waspada Bahaya Penyakit Diabetes
Dua pekan sudah penyanyi senior Dorce Gamalama dirawat di rumah sakit akibat tak sadarkan diri. Ternyata kadar gula darah Dorce diketahui cukup tinggi karena diabetes yang dideritanya. Lalu bagaimana agar kita terhindar dari penyakit berbahaya ini? Dokter spesialis penyakit dalam, Jimmy Tandradynata akan mengajarkan bagaimana mencegah dan menangani diabetes.
Yuk Cegah Kanker Payudara
Sahabat RTV, hari ini kita memperingati Hari Kanker Payudara Sedunia lho. Yuk cegah kanker payudara dengan CERDIK. Perilaku hidup sehat dapat menghindarkan kita dari berbagai penyakit termasuk kanker payudara. Bagikan tips sehat ini ke teman-temanmu juga ya. View this post on Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Menko Luhut : Arahan Presiden Harga PCR RP 300 Ribu
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan memberi penjelasan terkait kewajiban tes PCR sebelum menggunakan pesawat terbang. Dalam keterangan pers Senin sore, Luhut juga mengungkapkan permintaan Presiden Jokowi yang ingin harga PCR menjadi Rp 300 ribu. “Arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300ribu dan berlaku selama 3×24 jam untuk perjalanan pesawat,” kata Luhut dalam jumpa pers yang disiarkan kanal YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI. View this post on Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
‘Simoisen’ Alat Pemantau Infus Otomatis Karya Mahasiswa Majalengka
Beberapa mahasiswa dari Universitas Majalengka, Jawa Barat, berinovasi di bidang kesehatan dengan membuat alat pemantau infus otomatis yang diberi nama ‘Simoisen’. Alat ini diciptakan untuk membantu para tenaga kesehatan dalam menangani pasien covid-19.
Boneka ‘Squid Game’ Picu Kerumunan
Baru empat hari, boneka ‘Squid Game’ di Surabaya dibongkar Satpol PP dan BPB Linmas Surabaya. Boneka ‘Squid Game’ dibongkar petugas Satpol PP karena tak berizin dan menimbulkan kerumunan. View this post on Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Kebangkitan Bisnis Kosmetik Lokal di Tengah Pandemi
Pandemi covid-19 membuat sebagian pelaku usaha mengalami penurunan omset. Namun, hal itu tidak terjadi bagi para pelaku industri kosmetik lokal, yang mampu mengambil peluang di tengah kondisi pandemi. Bahkan, produk-produk kosmetik lokal justru menguasai pasar dalam negeri.
PPKM Diperpanjang Hingga 13 September 2021
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2-4 di Jawa-Bali, hingga 13 September 2021. “Jawa dan Bali terus mengalami perbaikan yang cukup berarti. Hal ini ditandai semakin sedikitnya Kabupaten/Kota yang berada di level 4. Dimana per tanggal 5 September 2021, hanya 11 Kota/Kabupaten yang ada di level 4,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers.
Makam di TPU Rorotan Cilincing Ambles
Sejumlah makam di TPU khusus pasien Covid-19, di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara ambles. Diduga, amblesnya makam diakibatkan pematangan lahan yang dulunya sawah, belum selesai. Bahkan amblesnya tanah makam sudah empat kali terjadi.