Raiden Raga Juarai Kejuaraan Sepeda BMX Internasional

Pesepeda Raiden Raga berhasil menjadi juara pertama pada Kejuaraan BMX UCI C1 International Malaysia, Minggu (21/8). Raiden berhasil mengalahkan ratusan pembalap dari enam negara, yaitu Indonesia, Jepang, Korea, Thailand, Singapura dan Malaysia. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Polisi Imbau Pemotor Tidak Pakai Sendal Jepit

Polisi mengimbau pengendara sepeda motor untuk tidak memakai sandal jepit. Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri mengatakan, risiko luka saat menggunakan sandal jepit lebih tinggi. Dirinya berharap, aturan ini bisa dipatuhi bukan karena takut ditilang, melainkan lebih kepada kesadaran diri dalam berlalu lintas di masyarakat umum. Gimana menurut kamu sahabat? Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Polisi Panggil Rombongan Pesepatu Roda yang Melintas di Tengah Jalan

Polda Metro Jaya akan memeriksa rombongan pesepatu roda yang video nya viral di media sosial. Polisi akan memberikan edukasi dan sanksi tegas kepada para pesepatu roda tersebut, karena dianggap melanggar aturan lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kak Iman, Si Seniman Bayangan Tangan

Siapa yang kalau mati listrik sering main bayangan dari jari dan tangan? Bayangan tangan ternyata bisa dijadikan media bercerita lho, seperti yang dilakukan Pujiman alias Kak Iman. Ada bayangan burung, kelinci, gajah dan lainnya. Total ada 40 karakter bayangan yang bisa dilakukan Kak Iman. Kerenn yaaa! Kak Iman belajar bayangan tangan secara autodidak lho, sahabat. Mulanya dia mencari sesuatu yang unik untuk bercerita. Jadi deh Kak Iman memilih bayangan tangan.

Steven Halim, Menggemari Tarian ‘Tutting’

Menari hanya fokus dengan pada gerakan jari-jemari? Ini namanya tutting dance, dan Steven Halim adalah salah satu penarinya. Steven juga memadukan tarian itu dengan ekspresi wajah atau face tutting, gerakan kaki atau foot tutting, dan street dance. Hebatnya lagi, ia mempelajari semuanya secara autodidak. Awalnya Steven menyukai dunia boyband sejak tahun 2013. Tapi akhirnya dia memilih sebagai penari profesional dan mengajar di beberapa tempat.

Erwin Pop, Berprestasi Lewat ‘Fingerboard’

Skateboard menggunakan jari? Emang bisa? Bisa dong! Namanya fingerboard. Atraksinya juga menggunakan lintasan dengan berbagai obstacle atau rintangan. Dan Ade Erwin atau biasa dikenal Erwin Pop adalah salah satu ahlinya nih, sahabat. Awalnya Ade memang menyukai skateboard sejak tahun 2008. Namun di tahun 2010, pria kelahiran Jakarta tahun 1985 ini kepincut pada fingerboard. Dia lantas aktif menjadi pengurus komunitas papan jari dan juga memproduksi fingerboard.

Pertunjukan Boneka Jari Oleh Kak Ojan

Bercerita menggunakan boneka jari dan tangan adalah keahlian Ahmad Fauzan atau yang biasa disapa Kak Ojan. Pria kelahiran 1988 ini memilih boneka jari dan tangan karena mudah digunakan. Petualangan Kak Ojan bersama boneka-bonekanya dimulai pada tahun 2012. Waktu itu ia mendongeng untuk psychological first aid bagi anak-anak yang tertimpa musibah bencana. Wah.. keren ya sahabat! Gak heran Kak Ojan menjadi ketua GEPPUK atau Gerakan Para Pendongeng Untuk Kemanusiaan selama tahun 2015–2017.

Shahnaz Gunantika Mumtaz, Pecinta Aksi Adrenalin Sepeda

Dalam dunia sepeda BMX atau bicycle motocross di Indonesia, nama Shahnaz Gunantika Mumtaz sudah cukup beken. Tentu karena ia telah memiliki sederet prestasi. Misalnya medali emas BMX di Malaysia, juara nasional BMX 2017 dan 2018 serta juara Indonesia BMX league 2018. Jauh sebelumnya, ketika berumur 5 tahun ia sudah mendapatkan predikat the most inspiring uphiller karena berhasil sampai finish di kilometer nol Bojong Koneng pada lomba tanjakan Ikatan Pecinta Djalan Nanjak. Kemenangan itulah yang memberinya motivasi untuk berkompetisi sepeda. Keren ya!

Aksi Kyandra Kailana Susanto Freestyle dengan Skateboard

Pada Sea Games 2019, Indonesia mencuri perhatian publik karena mengirimkan satu atlet perempuan dengan usia yang terbilang sangat muda yakni 10 tahun. Ia adalah Kyandra Kailana Susanto atlet cabang olahraga skateboard. Kyandra berhasil menyabet medali perunggu untuk nomor street skateboard, padahal Kyandra sebenarnya baru belajar serius skateboard selama setahun. Rupanya Kyandra belajar dengan sangat keras. Sebelum masuk Pelatnas Sea Games, ia bertanding dahulu di level nasional dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi.

Valiandayra, Mengukir Prestasi Lewat Sepatu Roda

Sejak umur 4 tahun Valiandayra sudah mengenal sepatu roda. Ia pun masuk klub dan mulai mendapat berbagai prestasi. Tahun 2018 Valian meraih medali emas 100 m sprint, perak di 200 meter sprint dan medali perunggu 1000 m sprint dalam kejuaraan antar klub se-Jawa Barat. Lalu di kejuaraan antar klub se-Indonesia di tahun 2018 ia meraih medali emas kelas pemula 100 meter sprint. Hebat ya!

error: Content is protected !!