Polisi Gelar Olah TKP Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Pejabat Polri

Polres Metro Jakarta Selatan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J, di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (12/7) malam. Polisi juga telah memeriksa empat orang saksi dalam kasus tersebut.

Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Polisi Tembak Polisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mengusut kasus polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Tim ini akan dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. Kapolri berharap kasus ini bisa ditangani dengan transparan dan akuntabel.

Geng Motor Buat Ulah di Medan

Tim Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan bersama Dit Krimum Polda Sumut menangkap lima orang yang diduga pelaku penganiayaan pengendara sepeda motor. Peristiwa bermula saat korban yang baru pulang membeli pulsa bersama ibunya, dilempar batu oleh gerombolan pengendara sepeda motor, Minggu (3/7). Dari hasil penangkapan, polisi menyita sepeda motor pelaku, 3 parang, 1 gergaji, 1 pedang dan 3 buah batu. View this post on Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Polisi Tembak Polisi di Rumah Pejabat Polri

Aksi saling tembak antara polisi di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan menewaskan seorang anggota polisi, Brigadir J. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, insiden tersebut berawal saat Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Bharada E yang mendengar hal itu, langsung mendatangi tempat kejadian, namun Brigadir J langsung mengeluarkan tembakan, hingga terjadilah aksi baku tembak.

Pemotor yang Ancam Polisi Akhirnya Minta Maaf

Pengendara sepeda motor yang melawan arah dan mengancam anggota kepolisian dengan senjata tajam di kolong Jembatan Cacing Jl. Raya Bekasi KM 23 Kel. Cakung Barat, Kec. Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/7) sekitar pukul 07.50 WIB, akhirnya minta maaf. Permintaan maaf pelaku diunggah di akun instagram Polsek Cakung. View this post on Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Tersinggung Diteriaki, Suporter Bola di Surabaya Keroyok Seorang Pria

Sekelompok suporter sepakbola di Surabaya, Jawa Timur, mengeroyok dan merampas barang berharga milik seorang pria di Jalan Banyu Urip, Surabaya , Jawa Timur. Berbekal rekaman kamera CCTV, aparat Polsek Sawahan langsung menangkap 2 pelaku pengeroyokan. Keduanya terpaksa ditembak kakinya, karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Tersangka Pencabulan Santriwati di Jombang Menyerahkan Diri

Drama kasus pencabulan santriwati di Desa Losari, Ploso, Jombang, Jawa Timur, akhirnya berakhir. Tersangka berinisial MSAT akhirnya menyerahkan diri ke polisi, pada Kamis malam (7/7), setelah 15 jam bersembunyi & dilindungi banyak santri. Polisi langsung membawa tersangka ke Mapolda Jawa Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi Ungkap Prostitusi Via Aplikasi

Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat meringkus dua tersangka kasus pornografi, lewat aplikasi media sosial. Salah satu tersangka berinisial SN, berperan sebagai model atau talent. Sedangkan tersangka berinisial RH, berperan sebagai agensi. Menurut keterangan polisi, pelaku mengaku mendapat keuntungan Rp 30 juta/bulan, sementara RH Rp 25 juta/bulan. Kedua pelaku terancam hukuman paling lama 12 tahun penjara. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Keributan Babarsari Sleman

Polisi menetapkan dua tersangka utama kasus keributan antar 2 kelompok di Babarsari, Sleman, Yogyakarta. Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu masing-masing berinisial AL alias L dan R. Untuk tersangka AL alias L, polisi telah menetapkannya dalam status DPO (Daftar Pencarian orang).

Aktor dan Eks Pesepakbola Claudio Martinez Babak Belur Dikeroyok di Kelab Malam

Pesinetron yang juga merupakan mantan pemain sepakbola Claudio Martinez, dikeroyok 5 pegawai kelab malam, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Diduga pengeroyokan terjadi akibat salah paham antara Claudio dengan salah satu staff kelab malam tersebut. Berbekal rekaman kamera CCTV, korbaan telah melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polda Metro Jaya.

error: Content is protected !!