Presiden Minta Masyarakat Tetap Vaksinasi Booster

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat tetap melaksanakan vaksinasi dosis lengkap dan dosis ketiga atau booster. Presiden meminta masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin Covid-19, di fasilitas pelayanan kesehatan maupun pos pelayanan vaksinasi terdekat. Menurut data Kementerian Kesehatan, vaksinasi dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan infeksi virus corona yang saat ini masih merebak di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Jabodetabek PPKM Level 1

Pemerintah menetapkan PPKM di Jabodetabek turun dari level 2 menjadi level 1. Aturan ini berlaku mulai 24 Mei-6 Juni 2022. Dengan turunnya level PPKM, maka sejumlah tempat sudah bisa beroperasi dengan kapasitas 100%. Bagaimana aturan lengkapnya, yuk simak informasi berikut ini. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Wamenkes : Indonesia Masuk Pandemi Terkendali

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, saat ini Indonesia ada pada periode terkendali atau pandemi yang terkendali. Wamenkes mengimbau masyarakat tidak lengah dengan dilonggarkannya kegiatan di luar ruangan. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Pelaku Perjalanan Bebas PCR, Asal Sudah Vaksin Lengkap

Selain aturan pelonggaran pemakaian masker, Presiden Joko Widodo juga mengumumkan kebijakan pembebasan tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan yang sudah menerima vaksin lengkap. Khusus yang tidak bisa divaksinasi wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19, dan hasil tes yang menyatakan bebas Covid-19. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Pemerintah Longgarkan Aturan Pemakaian Masker

Presiden Joko Widodo memutuskan pelonggaran aturan pemakaian masker di tempat umum. Menurut Presiden, masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka dan tidak padat orang, diperbolehkan melepas masker. Sementara kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik wajib menggunakan masker. Imbauan penggunaan masker juga dikhususkan bagi masyarakat yang memiliki komorbid, atau yang sedang mengalami batuk/pilek. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Cegah Penularan Hepatitis Akut

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, ada 15 kasus dugaan hepatitis akut di Indonesia (data 9 Mei 2022). Kalau ada keluarga, saudara atau tetangga kamu yang mengalami gejala mual, muntah, diare & demam ringan, segera kontrol ke rumah sakit terdekat ya sahabat. Yuk, kenali gejala dan cara mencegahnya! Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

ASN yang Mudik Wajib Tes Antigen/PCR

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Tjahjo Kumolo, meminta seluruh ASN yang mudik atau berlibur untuk menjalani tes antigen/PCR. MenPANRB juga mengizinkan ASN melaksanakan work from home (WFH) sepekan usai libur Lebaran. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Presiden : Waspada Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Masih Tinggi

Presiden Joko Widodo meminta menteri terkait untuk waspada terkait kasus aktif Covid-19 yang masih tinggi. “Untuk urusan Covid-19, kasus terkonfirmasi kemarin 227 kasus. Memang ini sudah sangat rendah sekali, tetapi tetap kita waspadai, karena kasus aktif masih 6.192 di negara ini, tetap kita waspadai,” ungkap Presiden Jokowi, Senin (9/5). Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Menkes : Kenali Gejala Hepatitis Akut Sejak Dini

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan, salah satunya dengan menjaga kebersihan diri. Menurut Menteri Kesehatan, secara umum gejala awal penyakit hepatitis akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan. Sedangkan gejala berat, adalah air kencing berwarna pekat seperti teh dan buang air besar berwarna putih pucat. Menkes meminta agar para orang tua untuk segera memeriksakan anak dengan gejala tersebut ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. “Kalau dia buang air besar dan kemudian mulai ada demam nah itu dicek SGPT- SGOT-nya. Kalau sudah di atas 100, lebih baik di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat. SGPT-SGOT normalnya di level 30-an, kalau sudah naik agak tinggi sebaiknya di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat,” kata Menkes dalam keterangan pers, Senin (09/05). Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Pemerintah Masih Berlakukan PPKM

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan pemerintah masih memberlakukan PPKM hingga waktu yang belum ditentukan. Menurut data yang disampaikan Menko Luhut, tidak ada kota atau kabupaten yang berada di level 4. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

error: Content is protected !!