Gunung Anak Krakatau Siaga Level III

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan status Gunung Api Anak Krakatau, Selat Sunda dalam status Siaga atau Level III. Kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau masih terjadi aktivitas erupsi yang berselang-seling. Erupsi yang terjadi disertai asap putih tebal dengan ketinggian 20-200 meter dari atas puncak. Lensa Indonesia Pagi : 04.00 WIB Lensa Indonesia Siang : 10.00 WIB @langitRTV WWW.RTV.CO.ID #LensaIndonesia #RajawaliTelevisi #News FOLLOW US ON: https://www.instagram.com/lensaindonesiartv/?hl=id https://twitter.com/lensaRTV https://www.facebook.com/LensaRTV/

Bupati Lumajang Dapat Surat Tilang

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menerima surat tilang dari Polres Situbondo, Senin (2/1). Surat itu langsung dikirim ke kediamannya. Dalam surat tilang, pengendara motor milik Thoriqul Haq tertangkap kamera melakukan pelanggaran lalu lintas di kawasan Trigonco, Kecamatan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Setelah diselidiki, pelanggar lalu lintas itu ternyata adalah teman keponakannya, yang sempat meminjam motor milik Thoriqul Haq.

Hujan dan Angin Kencang Terjang 3 Kecamatan di Klaten

Hujan deras disertai angin kencang melanda 3 Kecamatan, yaitu Kalikotes, Krucuk, dan Karanganom, Kabupaten Klaten , Jawa Tengah pada Selasa (13/12) sore. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan menutup akses jalan hingga merusak rumah warga.

Jalan KH Soleh Iskandar Kota Bogor Ambles

Jalan KH Soleh Iskandar di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor mengalami ambles dan membentuk lubang besar, Selasa (29/11). Jalan ambles tersebut berada di dekat Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Sebelum ambles, jalanan itu sempat membentuk cekungan dan membahayakan pengendara. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

Presiden Korsel Bentuk Tim Investigasi Tragedi Itaewon

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol memerintahkan seluruh pelayanan kesehatan untuk membantu penanganan korban di Itaewon, Seoul. Dirinya juga meminta pembentukan gugus tugas untuk menginvestigasi insiden tersebut. Tragedi ini diduga terjadi karena ratusan ribu orang saling berdesak-desakan.

Evakuasi Korban Perayaan Halloween di Itaewon

Hingga Minggu (30/10) pagi, dilaporkan 149 orang orang tewas dan puluhan orang lain alami luka-luka, akibat insiden malam Halloween yang terjadi di Itaewon, Seoul, Korea Selatan. Tragedi ini diduga terjadi karena ribuan orang saling berdesak-desakan. Sekitar 100 ribu orang mengikuti perayaan ini. Petugas harus bersusah payah menarik beberapa orang keluar dari kerumunan. Puluhan orang terkapar di jalanan dan mengalami henti jantung. Beberapa pengunjung dan petugas langsung melakukan pertolongan pertama, melakukan teknik CPR di tengah hiruk pikuk massa. Pejabat Departemen Pemadam Kebakaran Korsel, Choi Seong Beom, mengatakan 140 ambulans dikerahkan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Dubes RI: Tidak Ada Korban WNI di Itaewon, Korea Selatan

Duta Besar RI untuk Seoul, Gandi Sulistiyanto mengatakan, saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban dalam tragedi pesta Halloween di Itaewon Korsel. KBRI telah mengirim petugas di lokasi kejadian dan mendatangi kantor polisi setempat. Hotline KBRI Seoul: +82 10-5394-2546

Cerita WNI yang Ikut Perayaan Halloween di Itaewon

Seorang WNI yang ikut dalam perayaan Halloween di Distrik Itaewon, Seoul, Sabtu (29/10) malam, menceritakan kondisi di tempat acara. Menurutnya, kerumunan sudah terjadi saat di transportasi publik menuju Itaewon. Hingga saat ini, ratusan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya alami luka-luka. Korban tewas kebanyakan karena mengalami henti jantung atau cardiac arrest. Banyak remaja yang terinjak-rinjak karena berdesakan. Pesta Halloween ini dihadiri sekitar 100 ribu orang. Belum diketahui apakah ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut jadi korban. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI maupun KBRI Seoul.

Bocah Terjepit Bak Pengering Mesin Cuci

Gara-gara main petak umpet, seorang bocah berusia 4 tahun asal Padang, Sumatra Barat terjepit bak pengering mesin cuci, Rabu (12/10). Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian, langsung berusaha mengeluarkan korban dengan cara melepas bagian pengering mesin cuci. Duh, jangan ada yang ngikutin ya! Buat para orang tua, yuk awasi anak-anak saat bermain.

Evakuasi WNA dari Gunung Rinjani

Tim SAR gabungan mengevakuasi WNA yang jatuh dari Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). WNA tersebut dilaporkan terjatuh pada Jumat (19/8) sekitar pukul 05.30 WITA. Tanah yang labil, tebing curam dengan kedalaman hingga ratusan meter, serta angin kencang dan kabut, menyulitkan proses evakuasi. Tim SAR baru bisa mengevakuasi korban Senin (22/8). Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)

error: Content is protected !!