Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK0 menangkap tersangka Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, dan 5 Kepala Dinas Pemkab Bangkalan dalam kasus dugaan suap jual-beli jabatan. Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim, keenam tersangka langsung dibawa ke Jakarta.
Tag Archives: lembaga perlindungan anak indonesia
Pengacara Sebut Sisa 12 Peluru di Pistol Bharada E
11 orang saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua untuk terdakwa Richarde Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf. Saksi yang hadir diantaranya anggota polisi dari Polres Jaksel, Propam Polri, hingga customer service salah satu bank. Dalam sidang itu, kuasa hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy, menyampaikan fakta baru. Ia mengatakan, ada 12 peluru yang tersisa di pistol milik kliennya, dan telah disita oleh Kombes Santo, lalu dibawa ke Propam.
Terpapar Covid-19, Putri Candrawathi Jalani Sidang Online
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kembali menjalani sidang kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Selasa (22/11) pagi. Ada 12 orang saksi yang akan hadir dalam persidangan kali ini. Namun, untuk terdakwa Putri Candrawathi dilakukan sidang secara online, karena sedang terpapar Covid-19. Untuk mengetahui situasi di lokasi, simak laporan reporter RTV, Hasbiyalloh.
[Hoaks atau Fakta] Bharada E Sudah Bebas ?
Ada yang bilang kalo Bharada E udah bebas, terus ikutan Kapolri Listyo Sigit buat mengamankan KTT G20. Kok bisa? kita cek bareng yukk https://fb.watch/gWAP64cmQn/
[Hoaks atau Fakta] Pria di Bogor Meninggal Lalu Hidup Kembali
Hah, ada pria di Bogor yang meninggal terus hidup lagi?! Bener nggak nih? Kalau kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, pria yang sempat diduga meninggal (US) bersama istrinya sengaja merekayasa kematian untuk menghindari penagih utang. Kok bisa ada hoaks gini… Ayo siapa yang udah nyebar berita hoaks? https://fb.watch/gSJQXIma9z/
Ferdy Sambo Beri Richard Sekotak Peluru 9 mm
Dalam sidang dakwaan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J disebutkan, Ferdy Sambo merencanakan pembunuhan di lantai tiga rumah pribadinya, Jalan Saguling 3, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022. Ferdy Sambo juga memberikan satu kotak peluru 9 mm yang disiapkan untuk Richard Eliezer, dan disaksikan langsung oleh Putri Candrawathi.
Hoaks Atau Fakta ? Ferdy Sambo dan Bharada E Saling Serang di Sel Tahanan
Masa katanya Ferdy Sambo dan Bharada E saling serang di sel tahanan. Waduh, bener nggak ya? Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Ditahan Kejagung, Ferdy Sambo Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo, mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J. Ini adalah pertama kalinya Ferdy Sambo mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J. Mantan Kadiv Propam Polri itu juga sempat mengatakan, istrinya Putri Candrawathi tidak bersalah.
Pertama Kali, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J
Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo, mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J. Ini adalah pertama kalinya Ferdy Sambo mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J. Mantan Kadiv Propam Polri itu juga sempat mengatakan, istrinya Putri Candrawathi tidak bersalah.
Ferdy Sambo Dan Putri Candrawathi Diserahkan Ke Kejagung
Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tiba di Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (5/10) sekitar pukul 11.43 WIB. Setelah pelimpahan, Jaksa Penuntut Umum Kejagung akan merampungkan berkas dakwaan 11 tersangka dari perkara kasus pembunuhan Brigadir J dan juga obstruction of justice alias perintangan penyidikan. Dakwaan ditargetkan rampung dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (10/10). 11 tersangka itu adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto dan AKP Irfan Widyanto.