Timnas Indonesia meraih kemenangan kedua setelah mengalahkan Laos 5-1 pada laga lanjutan babak penyisihan Grup B Piala AFF. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Tag Archives: Michael Tjandra Luar Biasa
Kreasi Apik Perabot Rumah Berbahan Kayu
Berawal dari jualan makanan organik di tahun 2019, Sukma Khairanisa @sukmauma mengembangkan usahanya dengan kemasan hamper terutama untuk hari raya. Perempuan kelahiran Bekasi tahun 1990 ini lantas memilih perangkat makan dari kayu dalam hamper produknya dan ternyata peminatnya banyak. Dalam 5 hari Sukma bisa menjual 350 hamper. Sukma tak mau ketinggalan momen, ia langsung memproduksi lebih banyak peralatan makan dari kayu seperti piring, sendok, garpu dan gelas. Dengan penggunaan media kayu ia pun sadar harus mengedepankan keamanan dan kesehatan konsumen sehingga perangkat makan-minum kayu diberi sentuhan finishing food grade.
Rachmat Mohammad, Si Perajin Kayu Dekoratif
Karena estetik dan ramah lingkungan, kayu menjadi pilihan Rachmat Mohammad dalam menjalankan usaha dekorasi dinding sejak tahun 2017. Awalnya ia menggunakan kayu pinus namun karena permintaan pasar dan tuntutan variasi produk, Rachmat akhirnya menggunakan papan medium density fiber. Rachmat yang merupakan lulusan desain grafis ini belajar membuat dekorasi dinding dari kayu secara autodidak lho. Untuk referensi gaya dekor, ia banyak mendapat ide dari media sosial.
Aksesori Kayu Karya Retno Nugroho Pamungkas Suparno
Kayu-kayu sisa tak terpakai bisa berubah menjadi beragam aksesori bernilai ekonomis tinggi. Ada anting, kalung, gelang dan aksesori lainnya dengan desain yang terinspirasi dari budaya nusantara. Inilah hasil kreasi dari tangan Retno Nugroho Pamungkas Suparno atau yang akrab disapa Seno. Ia membuat aksesori dari bahan kayu sejak tahun 2019. Dengan kelihaian tangannya Seno mampu membuat 50 potong aksesori dalam sehari. Keren ya!
Arsa dan Iman, Kolektor Ratusan Gundam
Arsa dan Iman sama-sama menyukai Gundam, karakter robot asal Jepang. Dengan koleksi masing-masing mencapai ratusan Gundam, keduanya pun aktif dalam komunitas Gundam Indonesia. Mereka juga kerap berpartisipasi di ajang toys fair bahkan Arsa pernah ikut Gunpla Builder World Cup di tahun 2015. Arsa lebih dulu bergabung dengan komunitas Gundam, yaitu pada tahun 2011. Sementara Iman baru bergabung pada tahun 2013. Keren-keren ya koleksinya!
Dwi Untari Bihandari, Kolektor Boneka Barbie
Kagum pada kepribadian Barbie nan cantik, Dwi Untari Bihandari langsung jatuh cinta pada boneka yang serba bisa itu. Sejak tahun 2011, Tari mulai mengumpulkan satu persatu koleksi boneka Barbie. Kini koleksinya sudah mencapai 360 boneka. Saking cintanya, beberapa gaun milik Tari menyerupai baju boneka asal Amerika itu. Ia pun aktif dalam komunitas dan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan boneka Barbie.
Aksi Cosplay Ayr Omayra, Mirip Banget Sama Aksinya
Ayr Omayra mencintai dunia cosplay dan sejak tahun 2002. Beberapa kostum karakter buatannya adalah Mele dari Gekiranger. Pink Ranger, Nami, Serah Farron dari Final Fantasy dan semua karakter princess dari serial Disney. Selain senang tampil dengan cosplay, Ayr juga kerap menjadi juri dan pengisi acara.
Keren, Aksi Para Pecinta Action Figure!
Banyak cara dilakukan penggemar, saat meniru tokoh atau publik figur yang mereka sukai. Mulai dari meniru gaya berpakaian, sampai mengkoleksi barang-barang yang berkaitan dengan idola. Seperti beberapa Sahabat RTV yang datang di Michael Tjandra Luar Biasa kali ini, ada Ridwan Halim, pencinta Kamen Rider; Dwi Untari Bihandari, pecinta boneka barbie; Arsa dan Iman, pecinta Gundam; dan Ayr Omayra, cosplayer.
RTV Raih Penghargaan Televisi Ramah Anak
RTV meraih penghargaan Televisi Ramah Anak pada ajang Anugerah Penyiaran Ramah Anak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2021. Terima kasih untuk semua sahabat RTV. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Lensa Indonesia RTV (@lensaindonesiartv)
Kak Iman, Si Seniman Bayangan Tangan
Siapa yang kalau mati listrik sering main bayangan dari jari dan tangan? Bayangan tangan ternyata bisa dijadikan media bercerita lho, seperti yang dilakukan Pujiman alias Kak Iman. Ada bayangan burung, kelinci, gajah dan lainnya. Total ada 40 karakter bayangan yang bisa dilakukan Kak Iman. Kerenn yaaa! Kak Iman belajar bayangan tangan secara autodidak lho, sahabat. Mulanya dia mencari sesuatu yang unik untuk bercerita. Jadi deh Kak Iman memilih bayangan tangan.