Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim untuk menolak seluruh pleidoi dari tim penasihat hukum Ferdy Sambo. Jaksa mengatakan, Ferdy Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana secara bersama-sama. Pernyataan ini disampaikan JPU dalam sidang replik pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (27/1). Di sidang sebelumnya, Ferdy Sambo dituntut penjara seumur hidup oleh JPU.
Tag Archives: jaksa
Putri Candrawathi Minta Dibebaskan
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Putri Candrawathi, membantah telah berselingkuh dengan Brigadir Yosua. Dalam nota pembelaan/pledoi, istri Ferdy Sambo juga merasa difitnah atas tuduhan berselingkuh dengan sopirnya Kuat Ma’ruf, dan meminta dibebaskan dari tuntutan jaksa.
Putri Candrawathi: Apakah Saya Patut Dipersalahkan?
Dalam pembacaan nota pembelaan atau pledoi terdakwa Putri Candrawathi mempertanyakan alasan dirinya disebut Jaksa Penuntut Umum sebagai salah satu orang yeng merencanakan pembunuhan Brigadir J. “Kalau lah boleh saya bertanya, apakah salah jika saya bercerita secara jujur pada suami atas perbuatan keji yang merenggut dan merusak kehormatan dan harga diri saya dan keluarga?,” kata Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (25/1).
Ferdy Sambo: Saya Dituduh Melakukan Penyiksaan
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo mengatakan, sempat frustrasi karena dihakimi banyak pihak. Mantan Kadiv Propam Polri itu mengaku seperti penjahat terbesar sepanjang sejarah manusia. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Sambo dengan tuntutan penjara seumur hidup, pada sidang Selasa (17/1). Menurut JPU, Ferdy Sambo telah menghilangkan nyawa manusia dan sempat tidak mengakui perbuatannya. Menurut Jaksa, tidak ada hal yang bisa meringankan tuntutan terhadapnya.
Cerita Lensa: INI GA ADIL!!!
12 tahun adil ga sih? Kenapa yang itu malah cuma 8 tahun? Why??? #ferdysambo #brigadirJ #bharadaE #eliezer #putrichandrawati #sidang #pengadilan #pembunuhan #yosua #polisi #lensaindonesia #ceritalensa #rtv
Ibu Yosua Menangis Dengar Tuntutan Putri Candrawathi
Ibunda almarhum Brigadir Yoshua Hutabarat, Rosti Simanjuntak, menangis histeris, usai mendengar tuntutan 8 tahun penjara, terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Rosti kecewa atas tuntutan jaksa yang dinilai tidak adil, karena Putri mengetahui rencana pembunuhan Yosua.
Putri Candrawathi Dituntut 8 Tahun Penjara
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Putri dinilai terbukti terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Jaksa juga menyimpulkan, tidak ditemukan fakta yang dapat membebaskan terdakwa.
Tanggapan Warga Soal Tuntutan Ferdy Sambo
Sejumlah warga menanggapi tuntutan penjara seumur hidup kepada terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Ferdy Sambo. Pro dan kontra pun bergulir di tengah masyarakat. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang berharap Ferdy Sambo mendapat vonis hukuman mati.
Orang Tua Brigadir Yosua Pantau Sidang Tuntutan Sambo dari Rumah
Kedua orang tua almarhum Brigadir Yosua turut memantau jalannya sidang tuntutan Ferdy Sambo, melalui siaran televisi di rumahnya, di Muaro Jambi, Jambi. Ibunda Yosua, Rosti Simanjuntak memberikan apresiasi kepada jaksa terkait tuntutan tersebut, namun tetap kecewa karena harapan keluarga adalah, agar Ferdy Sambo dihukum mati.
Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo, dituntut penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (17/1). Dalam sidang tuntutan, Ferdy Sambo dianggap berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatan. Jaksa juga mengungkapkan, tidak ada hal yang meringankan terdakwa Ferdy Sambo.