Sidang pembacaan tuntutan terhadap Richard Eliezer atau Bharada E, terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, ditunda sepekan. Penundaan pembacaan tuntutan dilakukan karena ada satu terdakwa yang belum diperiksa, yaitu Putri Candrawathi (PC). Dalam sidang lanjutan, Putri Candrawathi terus menangis. Istri Ferdy Sambo itu pun, mengaku tidak mengetahui alasan mengapa dirinya bisa menjadi terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Tag Archives: jenderal
Putri Candrawathi: Salah Saya di Mana?
Putri Candrawathi mengaku tidak mengetahui alasan mengapa dirinya menjadi terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. “Sampai saat ini terhadap dakwaan yang ditujukan kepada saya, saya tidak tahu di mana salah saya, hingga saya harus menjadi terdakwa seperti ini,” kata Putri Candrawathi, Rabu (11/1). Di kesempatan yang sama, Putri juga kembali menyampaikan permohonan maaf, termasuk ke institusi Polri.
Ferdy Sambo Bantah Tembak Brigadir Yosua
Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo membantah telah melakukan penembakan terhadap Brigadir Yosua. Sambo mengaku hanya memerintahkan anak buahnya untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, saat bertemu di lantai tiga rumah pribadi di Jalan Saguling, 8 Juli lalu. Keterangan itu disampaikan Ferdy Sambo saat menjalani sidang lanjutan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, (10/1).
Putri Candrawathi Menangis (Lagi)
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi menangis usai memberikan kesaksian terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (11/1).
Kuat Ma’ruf Bantah Terlibat Rencana Pembunuhan Brigadir Yosua
Kuat Ma’ruf membantah terlibat dalam perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua. Menurut kuasa hukum Kuat Ma’ruf, Irwan Irawan, kliennya tidak terlibat, karena tidak berkomunikasi dengan pihak-pihak yang dianggap merencanakan pembunuhan Brigadir Yosua.
Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, 2 Terdakwa Diperiksa
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/1) pagi. Sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan terhadap terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf. Reporter RTV Salsabila Alkatiri melaporkan langsung jalannya persidangan dari PN Jakarta Selatan.
Pelukan Eliezer ke Orang Tuanya
Orang tua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Sunandag Yunus Lumiu dan Rineke Alma Pudihang datang langsung untuk memberi dukungan ke buah hatinya dalam sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/1). Sebelum sidang dimulai, Bharada E sempat memberikan pelukan ke kedua orang tuanya.
Bharada E Kembali Minta Maaf dan Akui Kesalahan
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, kembali mengutarakan isi permintaan maafnya ke keluarga korban, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/1). Bharada E juga menjelaskan alasan dirinya mau menuruti perintah Ferdy Sambo.
Hakim Datangi Rumah Ferdy Sambo
Hakim datangi tempat kejadian perkara atau TKP tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Rabu (4/1) siang. Majelis hakim, jaksa penuntut umum dan penasihat hukum para terdakwa tiba di TKP sekitar pukul 13.48 WIB. Tujuan pemeriksaan TKP adalah untuk memperoleh atau menambah keyakinan hakim terkait dengan tempat terjadinya peristiwa pidana.
Hakim Agendakan Pemeriksaan Rumah Dinas Ferdy Sambo
Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan juga pengacara terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J akan mendatangi rumah milik mantan Kadiv Propam Polri, Rabu siang (4/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Rencana itu diumumkan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso dalam sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (3/1) kemarin.