Komite III DPD RI mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terkait kesuksesan penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 H/2026 M. Dalam Raker antara Komite III DPD dengan Kemenhaj, Komite III DPD menilai operasional haji tahun ini secara umum berjalan dengan baik dan mengapresiasi upaya Kemenhaj dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan ramah lansia. “Dari laporan profil jemaah haji, ternyata memang luar biasa tugas Kementerian Haji dan Umrah ini, karena jemaah dengan risiko tinggi saja 77,4%, belum lagi yang lanjut usia, dari laporan kesehatannya juga hampir semua jemaah haji masuk dalam rawat jalan. Ini luar biasa. Dan kalau kita bandingkan dengan penyelenggaraan haji tahun kemarin tampaknya satu kata yang paling tepat untuk Kementerian Haji dan Umrah tahun ini adalah top,” ujar salah satu anggota Komite III DPR RI perwakilan dari Lampung, Ahmad Bastian Esy. Keberhasilan ini tidak terlepas dari capaian pemerintah dalam mengelola kuota nasional sebanyak 221.000 jemaah, serta keberhasilan penerapan inovasi skema murur dan tanazul yang terbukti melancarkan pergerakan jemaah pada fase kritis di Armuzna. Selain itu, kebijakan pemeriksaan istithaah kesehatan sebelum pelunasan biaya haji juga diapresiasi sebagai langkah preventif yang sangat efektif guna meminimalkan risiko kesehatan jemaah selama di Tanah Suci. Anggota Komite III DPD RI asal Jawa Tengah, Denty Eka Widi Pratiwi, juga mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang berjalan dengan baik dan memberikan evaluasi terkait pelaksanaan pembayaran badal haji dan dam jemaah. “Kedepannya Kemenhaj dapat melakukan evaluasi dan proyeksi terkait badal dan dam yang dapat dijadikan patokan agar tidak terjadi perbincangan yang simpang siur di tengah masyarakat. Namun secara umum pelaksanaan ibadah haji oleh Kemenhaj pada tahun ini berlangsung baik dan lompatan-lompatan pelayanannya juga terjadi peningkatan yang signifikan, jemaah juga sangat senang dengan pelayanannya,” ungkap Denty. Menanggapi berbagai catatan dan evaluasi dari DPD RI, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan kesiapan kementeriannya untuk terus berbenah. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Komite III DPD RI dalam penguatan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia. Masukan dari Komite III DPD RI akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji sehingga kualitas pelayanan kepada jemaah Indonesia dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” tegas Menhaj. Rapat Kerja ini ditutup dengan kesepakatan antara Kemenhaj RI dan DPD RI untuk terus memperkuat koordinasi dan pelaporan berkelanjutan. Dian Palupi, RTV.
Monthly Archives: June 2026
Kloter Terakhir Tinggalkan Makkah, Operasional Daker Makkah Resmi Berakhir
Kloter UPG 43 menjadi rombongan terakhir jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah. Keberangkatan ini menandai tuntasnya seluruh layanan yang diberikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah pada musim haji 1447 Hijriah. Setelah meninggalkan Makkah, para jemaah akan menjalani ibadah Arba’in di Madinah selama beberapa hari sebelum kembali ke Tanah Air. Berakhirnya pergerakan jemaah menuju Madinah juga menjadi penanda selesainya operasional Daker Makkah yang selama musim haji bertugas melayani kebutuhan jemaah Indonesia. Sementara itu, proses pemulangan petugas haji Indonesia mulai berlangsung secara bertahap pada 22 hingga 24 Juni 2026. Momen ini menjadi simbol berakhirnya rangkaian pelayanan haji Indonesia di Kota Makkah tahun ini. Simak laporan selengkapnya dalam video berikut.
66% Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air
Sahabat RTV, operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 kini memasuki fase akhir. Memasuki hari ke-62 operasional haji, sekitar 66 persen jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah hingga Senin pagi, sebanyak 146.719 jemaah dan petugas haji atau sekitar dua pertiga dari total jemaah haji Indonesia telah tiba di Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Lebih dari 104 Ribu Jemaah Gelombang Pertama Sudah Pulang Sahabat RTV, proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdulaziz telah selesai dilaksanakan. Tercatat sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan ke Indonesia yang terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066 petugas haji. Dengan demikian, total jemaah dan petugas gelombang pertama yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 104.753 orang. Pemulangan berlangsung secara bertahap menuju berbagai embarkasi di Indonesia dan secara umum berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemulangan Gelombang Kedua Terus Berjalan Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji gelombang kedua melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz juga terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 87 kloter telah diterbangkan dari Madinah menuju Indonesia. Sebelum dipulangkan ke Tanah Air, para jemaah gelombang kedua terlebih dahulu menjalani masa tinggal di Madinah selama beberapa hari untuk beribadah dan berziarah. Pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga telah memasuki tahap akhir. Pada Senin pagi, proses pergeseran terakhir dilakukan dengan memberangkatkan tiga kloter asal Surabaya, Banjarmasin, dan Ujung Pandang. Dengan keberangkatan tersebut, total sebanyak 260 kloter telah dipindahkan dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari rangkaian pemulangan jemaah haji Indonesia tahun ini. Operasional Bus Shalawat Resmi Berakhir Sahabat RTV, berakhirnya pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga menandai berakhirnya layanan bus shalawat yang selama ini melayani transportasi jemaah dari hotel pemondokan menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. Layanan bus shalawat resmi dihentikan mulai Senin, 22 Juni 2026 pukul 12.00 waktu Arab Saudi. Selama musim haji, ratusan armada bus tersebut menjadi salah satu layanan utama yang membantu mobilitas jemaah Indonesia di Makkah. Penghentian operasional bus shalawat dilakukan karena seluruh jemaah Indonesia telah meninggalkan Makkah dan bergeser ke Madinah atau telah dipulangkan ke Indonesia. Kantor Daker Makkah Tutup Operasional Dengan selesainya pergerakan jemaah terakhir dari Makkah ke Madinah serta berakhirnya operasional bus shalawat, maka tugas dan operasional Kantor Urusan Haji Daerah Kerja (Daker) Makkah juga resmi berakhir. Selama musim haji 2026, Daker Makkah menjadi pusat koordinasi berbagai layanan bagi jemaah Indonesia, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga bimbingan ibadah. Sementara itu, proses pemulangan petugas haji Indonesia ke Tanah Air mulai dilakukan secara bertahap sejak 22 Juni hingga 24 Juni 2026. Sahabat RTV, meski operasional di Makkah telah berakhir, proses pemulangan jemaah gelombang kedua dari Madinah masih akan terus berlangsung hingga akhir Juni. Pemerintah berharap seluruh rangkaian operasional haji tahun ini dapat ditutup dengan lancar dan seluruh jemaah Indonesia dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.
Kloter Jemaah Haji Indonesia Terakhir Tinggalkan Makkah Menuju Madinah
Dengan diberangkatkannya jemaah haji gelombang kedua dari Kloter UPG 43 menuju Madinah, Senin (22/6/2026), maka berakhir pula seluruh operasional layanan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 di Daerah Kerja (Daker) Makkah. Kloter tersebut menjadi rombongan terakhir yang meninggalkan Makkah dalam rangkaian layanan haji Indonesia tahun ini. Kepala Daker Makkah, Ihsan Faisal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas PPIH Arab Saudi 2026 yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam melayani jemaah haji Indonesia. #jemaahhaji #haji2026 #infohaji
Haji 2026 Berjalan Sukses, PPIH Arab Saudi Sampaikan Terima Kasih kepada Seluruh Petugas
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Keberhasilan layanan haji tahun ini dinilai tidak lepas dari dedikasi petugas di berbagai sektor yang bekerja melayani jemaah selama musim haji. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, dalam acara tasyakuran Daker Makkah. “Kami dari Daker Makkah mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua Bapak Ibu semua di sektor-sektor, termasuk sektor khusus dan KKHI, serta Kantor Kesehatan Haji Indonesia,” kata Ihsan. Menurut dia, jumlah petugas yang bertugas pada musim haji tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun lalu jumlah petugas sekitar 1.100 orang, pada tahun ini mencapai sekitar 1.700 orang hanya untuk wilayah kerja Makkah. Ihsan berharap para petugas yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dapat kembali mendapat kesempatan melayani jemaah pada musim haji mendatang. Ihsan menegaskan bahwa penyelenggaraan haji 2026 memiliki makna khusus karena menjadi tahun pertama pelaksanaan haji di bawah koordinasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI. Secara umum seluruh proses operasional haji berjalan dengan baik sejak kedatangan hingga pemulangan jemaah. Adapun proses pemberangkatan jemaah gelombang kedua melalui Bandara Jeddah telah berakhir pada 16 Juni 2026. Sementara itu, proses pergeseran jemaah dari Makkah ke Madinah hingga Sabtu sore telah mencapai 86.592 orang. Menurut Ihsan, masih terdapat tiga kloter terakhir yang akan diberangkatkan menuju Madinah pada 21-22 Juni 2026. Dari sisi akomodasi, PPIH Arab Saudi telah mengelola layanan bagi jemaah yang menempati 177 hotel yang tersebar di lima wilayah dan 10 sektor di Makkah. MCH 2026, Dian Palupi, RTV.
Jemaah Haji Pakai Baju Berlapis Demi Bawa Oleh-Oleh
Ada saja cara unik yang dilakukan jemaah haji Indonesia menjelang kepulangan ke Tanah Air. Salah satunya Mariana, jemaah asal Sulawesi, yang memilih mengenakan pakaian berlapis-lapis agar seluruh barang bawaan dan oleh-oleh untuk keluarga bisa ikut terbawa pulang. Tak hanya Mariana, sejumlah jemaah lainnya juga tampak sibuk menata ulang isi koper, bahkan rela membongkar barang bawaan dan mengenakan beberapa lapis pakaian demi mengurangi berat bagasi. Kreatif ya, Sahabat RTV! #jemaahhaji #haji2026 #infohaji
62 Persen Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air
Hingga Sabtu, 20 Juni 2026, sebanyak 267 kelompok terbang atau kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Jumlah tersebut terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066 petugas, sehingga total yang dipulangkan melalui Jeddah mencapai 104.753 orang. Sementara itu, melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, telah diberangkatkan 70 kloter yang membawa 26.898 jemaah dan 281 petugas, dengan jumlah keseluruhan 27.179 orang. Secara kumulatif, sebanyak 329 kloter telah tiba di Indonesia, terdiri atas 127.709 jemaah dan 1.316 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 129.025 orang. Pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 226 kloter yang terdiri atas 86.592 jemaah dan 904 petugas telah diberangkatkan, dengan total 87.496 orang. Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, petugas kloter, tenaga kesehatan, petugas sektor, serta seluruh unsur pendukung yang terus bekerja memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar. Penghargaan juga disampaikan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan seluruh otoritas terkait atas dukungan serta kerja sama selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah mengajak jemaah haji menjadikan kepulangan dari Tanah Suci sebagai awal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat. “Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Maria di Makkah, Sabtu 20 Juni 2026. Menurut Maria, kepatuhan dan kedisiplinan jemaah selama proses pemulangan turut menentukan kelancaran pelayanan. Kemenhaj mengapresiasi jemaah yang telah mematuhi ketentuan penerbangan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin. MCH 2026, Dian Palupi, RTV.
Wisata Ikonik Kereta Gantung di Taif
Sahabat RTV, jika berkunjung ke Arab Saudi, jangan hanya mengenal Makkah dan Madinah. Ada satu kota yang menawarkan pengalaman berbeda, yakni Taif. Kota yang berada di kawasan pegunungan ini menyuguhkan udara sejuk, pemandangan alam yang indah, serta jejak sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Berada di ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut, Taif memiliki iklim yang jauh lebih sejuk dibandingkan kota-kota lain di Arab Saudi. Dari kawasan pegunungan, pengunjung dapat menikmati pemandangan lembah curam dan jalan raya berkelok yang membelah perbukitan Hijaz. Menikmati Kereta Gantung Terpanjang di Timur Tengah Salah satu daya tarik wisata yang paling populer di Taif adalah kereta gantung Al Hada. Berlokasi di kawasan pegunungan Al Hada, wahana ini menjadi salah satu rute kereta gantung terpanjang di Timur Tengah dengan panjang lintasan mencapai 4,2 kilometer. Kereta gantung tersebut mampu menampung enam hingga delapan orang dalam setiap kabinnya. Dengan tiket seharga sekitar 55 riyal atau setara Rp263 ribu per orang, wisatawan dapat menikmati perjalanan yang menegangkan sekaligus memanjakan mata. Selama 30 hingga 40 menit perjalanan, pengunjung akan melintasi jurang-jurang curam, pegunungan berbatu, dan panorama alam yang jarang ditemui di wilayah Arab Saudi. Sensasi meluncur di atas lembah dari ketinggian menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi banyak wisatawan. Kota Sejarah Perjuangan Rasulullah Sahabat RTV, selain menawarkan wisata alam yang memukau, Taif juga memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi umat Islam. Kota ini menjadi salah satu saksi perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Setelah menghadapi tekanan dan penolakan di Makkah, Rasulullah pernah datang ke Taif dengan harapan mendapatkan dukungan dari penduduk setempat. Namun, dakwah yang beliau sampaikan justru mendapat penolakan keras. Rasulullah SAW bahkan mengalami perlakuan tidak menyenangkan dan dilempari batu hingga mengalami luka. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kisah yang paling dikenal dalam sejarah Islam karena menunjukkan besarnya perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam di tengah berbagai tantangan. Destinasi Favorit Jemaah Haji dan Umrah Saat ini, Taif menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi jemaah haji dan umrah yang ingin menikmati suasana berbeda dari hiruk-pikuk kota suci. Selain wisata alam, pengunjung juga dapat mengunjungi berbagai situs sejarah Islam yang tersebar di kota ini. Udara yang sejuk, pemandangan pegunungan yang menawan, serta nilai sejarah yang mendalam menjadikan Taif sebagai destinasi yang layak dikunjungi saat berada di Arab Saudi. Jadi sahabat RTV, jika sedang menunaikan ibadah haji atau umrah dan memiliki kesempatan berwisata, Kota Taif bisa menjadi pilihan menarik untuk menambah pengalaman sekaligus memperkaya pengetahuan tentang sejarah Islam.
Lebih dari 121 Ribu Jemaah Haji Tiba di Indonesia
Hingga Jumat 19 Juni 2026, sudah 121.301 jemaah haji tiba kembali di tanah air. Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan bahwa fase kepulangan bukan sekadar perjalanan kembali dari Arab Saudi menuju Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membawa pulang nilai-nilai haji ke tengah kehidupan bermasyarakat. “Haji bukan hanya tentang perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji terus hidup setelah jemaah kembali ke rumah. Kepulangan ini adalah awal dari pengabdian baru di tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Ichsan Marsha. Ichsan menambahkan, hingga hari ke-60 operasional haji atau hari ke-18 masa pemulangan, sebanyak 309 kloter telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia, terdiri atas 120.065 jemaah dan 1.236 petugas. Sementara itu, dari Arab Saudi, sebanyak 267 kloter gelombang pertama telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 104.753 jemaah dan petugas. Adapun dari Bandara Madinah, sebanyak 52 kloter gelombang kedua telah diterbangkan ke Indonesia dengan jumlah 20.316 jemaah dan petugas. Di sisi lain, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 208 kloter dengan total 80.574 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Madinah sebagai bagian dari proses pemulangan gelombang kedua. Ichsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang masih bertugas mendampingi jemaah hingga akhir operasional haji. Sementara itu, hingga hari ini, jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas. Kemenhaj terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat serta memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh. MCH 2026, Dian Palupi, RTV.
55% Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air
Sahabat RTV, memasuki hari ke-17 fase pemulangan jemaah haji Indonesia, lebih dari separuh jemaah dan petugas haji telah kembali ke Tanah Air. Proses pemulangan yang berlangsung sejak pertengahan Juni ini berjalan lancar dan terus dipantau oleh pemerintah hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah, sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji atau sekitar 55 persen dari total jemaah haji Indonesia telah tiba di Indonesia hingga saat ini. Lebih dari 300 Kloter Sudah Dipulangkan Sahabat RTV, hingga kini sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz. Sementara itu, 33 kloter lainnya telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz. Dengan demikian, total lebih dari 300 kloter jemaah dan petugas haji Indonesia telah menyelesaikan perjalanan pulang ke Tanah Air. Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa proses kepulangan jemaah sejauh ini berlangsung dengan tertib dan terkendali. Menurutnya, pemerintah terus memantau seluruh tahapan pemulangan untuk memastikan jemaah dapat kembali ke Indonesia dengan aman dan lancar. Hari Ini 8.132 Jemaah Dipulangkan dari Madinah Pada hari ini, sebanyak 21 kloter dijadwalkan diberangkatkan dari Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia. Total jemaah dan petugas yang akan diterbangkan mencapai 8.132 orang. Seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz yang saat ini menjadi pusat pemulangan jemaah gelombang kedua. Sahabat RTV, para jemaah gelombang kedua sebelumnya telah menyelesaikan rangkaian ibadah dan ziarah selama sekitar delapan hari di Madinah sebelum akhirnya kembali ke Indonesia. Pergerakan Jemaah dari Makkah ke Madinah Masih Berlangsung Selain proses pemulangan ke Indonesia, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga masih berlangsung sebagai bagian dari tahapan pemulangan jemaah haji gelombang kedua. Data terbaru menunjukkan sebanyak 192 kloter atau 74.441 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah. Setelah menjalani masa tinggal dan beribadah di Kota Nabi, para jemaah akan dipulangkan secara bertahap ke Indonesia. Pemerintah memastikan seluruh proses perpindahan antar kota maupun pemulangan ke Tanah Air terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemulangan Terakhir Dijadwalkan 30 Juni Sahabat RTV, operasional haji Indonesia tahun 2026 masih akan berlangsung hingga akhir Juni. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pemulangan terakhir jemaah haji Indonesia dari Madinah direncanakan berlangsung pada 30 Juni 2026. Pemerintah berharap seluruh proses pemulangan dapat berjalan lancar hingga hari terakhir, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
